Jangan Simpan Kotak Obat di Dapur

9 Maret 2010 Artikel Kesehatan


JAKARTA, KOMPAS.com Di mana Anda meletakkan kotak obat di rumah? Jika Anda menaruhnya di dapur atau kamar mandi, pikir ulang lagi. Pasalnya, dua area tersebut memiliki tingkat kelembaban dan temperatur yang tinggi sehingga cepat merusak kandungan obat, terutama vitamin.

Para peneliti menemukan, vitamin C yang banyak terdapat dalam berbagai jenis suplemen dan multivitamin rata-rata diproses melalui cara yang sebut deliquescence, di mana tingkat kelembaban akan membuat kandungan yang larut dalam air menjadi larut.

"Membuka dan menutup kemasan akan mengubah suhunya. Bila Anda melakukannya di kamar mandi, tiap kali membuka dan menutup kemasan, kelembabannya akan bertambah. Apalagi kelembaban di kamar mandi dan dapur bisa sangat tinggi, tergantung pada berapa lama Anda mandi," kata Lisa Mauer, peneliti yang mengkaji masalah ini.

Dia menambahkan, bila kandungan dalam suplemen larut, kualitas dan masa pakai produk tersebut akan berkurang. "Dalam waktu singkat, sekitar seminggu, seluruh kandungan vitamin C dalam produk suplemen bisa hilang," katanya.

Dalam penelitiannya, Mauer meneliti dampak perubahan suhu dan kelembaban, seperti di kamar mandi dan dapur, berpengaruh pada masa pakai dua jenis vitamin C, yakni asam askorbat dan sodium askorbat.

Hasil studi menunjukkan, naiknya suhu dan kelembaban akan memengaruhi kandungan vitamin. Meski setelah suhu turun kandungannya akan membeku lagi, tetapi kerusakan sudah telanjur terjadi. "Perubahan kimia yang sudah terjadi tidak bisa dikembalikan lagi," papar Mauer.

Salah satu tanda berkurangnya nutrisi dalam produk vitamin adalah muncul bercak coklat, khususnya pada produk vitamin anak. "Memang tidak berbahaya untuk dikonsumsi, tapi kita tidak akan mendapat manfaat apa-apa selain kandungan gula yang tinggi. Tak ada bedanya dengan permen," ujarnya.

Untuk menjaga agar kandungan vitamin bertahan lama, simpan produk suplemen dalam ruangan yang tidak lembab dan hangat.

sumber: kompas.com