Jangan Dibuang, Kulit Roti Ternyata Bisa Mencegah Kanker!

25 Januari 2015 Artikel Kesehatan


Semua orang tentu pernah menikmati makanan pengganti nasi ini. Dari roti tawar dapat dikreasikan menjadi berbagai macam makanan yang lezat dan menyehatkan. Namun, beberapa orang selalu membuang bagian luar roti yang berwarna kecoklatan dan keras. Padahal, bagian yang paling kaya manfaat adalah kulit roti tersebut lho!

Sebuah penelitian dari Jerman menemukan bahwa bagian pinggiran roti memberi manfaat paling banyak dibandingkan bagian keseluruhan roti karena adanya antioksidan. Penelitian yang dilakukan oleh Prof Thomas Hoffman itu menemukan fakta bahwa aktioksidan tersebut menjadi pelawan kanker kolon.

Pada penelitian tersebut, Hoffman menggunakan campuran bahan konvensional yang mengandung gandum hitam dan tepung terigu. Ia dan rekannya mengalisi kulit garing roti, remah - remah roti, dan tepung sebagai kandungan antioksidan.

Ternyata, dalam proses pemanggangan menghasilkan suatu jenis antioksidan yakni ponyl-lisin. Maka dari itu, kulit kering roti memiliki delapan kali lebih banyak mengandung ponyl-lisin dibandingkan bagian roti lainnya.

Pronyl-lisin merupakan bentuk reaksi dari protein yang terikat asam amino L-lisin dan pati yang berperan mengurangi gula dalam suhu panas.

Untuk roti yang menggunakan gandum utuh, tentu saja antioksidan yang dihasilkan lebih tinggi. Akan tetapi hati-hati, proses peng-oven-an yang terlalu lama bisa merusak antioksidan tersebut.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)