Jajanan Berbahaya Banyak Ditemukan di Yogyakarta

16 Desember 2009 Artikel Kesehatan


Pengawasan tersebut dilakukan di 40 sekolah di kota Yogyakarta dan dari 130 sampel ada 26 sampel yang mengandung rhodamin B, formalin dan borax. Kegiatan tersebut bertujuan untuk peningkatan pengawaan makanan dalam rangka melindungi masyarakat dari makanan yang berisiko terhadap kesehatan melalui operasional laboratorium keliling. Ini dalam upaya penurunan dampak penyakit yang disebabkan makanan yang mengandung berbahaya padapangan jajanan anak sekolah.

''Kami melakukan sampling pangan jajanan anak yang ada di dalam maupun luar sekolah. Apabila dicurigai mengandung bahan berbahaya langsung dilakukan uji di unit laboratorium kliling, kemudian diverifikasi di laboratorium BBPOM,''jelas Diah. Makanan yang mengandung borax misalnya chilok, makanan yang mengandung rhodamin B misalnya arum manis, sirup, dan makanan yang mengandung formalin misalnya mie basah.

Selanjutnya, dia menambahkan, dilakukan pemberian komunikasi, informasi dan edukasi pada sekolah tempat pengambilan sampel pangan jajanan dengan melalui penyuluhan dan penyebaran leaflet. ''Diharapkan kepala sekolah akan menginformasikan langsung kepada para siswa,''kata dia. neni ridarineni/pur

sumber: Republika Online