Inilah Jenis Lemak dan Kegunaannya bagi Tubuh

7 September 2011 Artikel Kesehatan


Mendengar kata lemak kita pasti dengan spontan membayangkan orang yang bertubuh tambun atau gemuk, karena biasanya lemak selalu dihubungkan dengan makanan yang menimbulkan kegemukan bagi tubuh. Padahal belum tentu demikian. Orang yang mengkonsumsi lemak dalam porsi yang terlalu banyak baru akan mengakibatkan penyakit jantung, beberapa jenis kanker, dan penyakit kronis lainnya.

Terdapat berbagai jenis lemak yang dikandung dalam bahan-bahan makanan, yang tentu saja memiliki kegunaan yang berbeda. Sehat CyberNews akan membahasnya untuk Anda:

Pertama, Saturated Fat atau Lemak Jenuh


Bila mengkonsumsi lemak jenis ini akan meningkatkan total kolesterol dalam darah dan terutama meningkatkan LDL.

Lemak jenuh ini terdapat pada daging merah, keju, mentega, minyak kelapa dan minyak kelapa sawit. Terutama mentega mengandung lemak jenuh yang tinggi berbeda dengan margarin yang cenderung memiliki lebih banyak lemak tak jenuh. Sebagian besar lemak jenuh cenderung padat pada suhu kamar, kecuali beberapa jenis minyak tropis.

Kedua, Polyunsaturated Fat

Bila mengkonsumsi lemak jenis ini akan menurunkan total kolesterol dalam darah terutama LDL.

Lemak ini ini terdapat dalam minyak nabati, ikan, dan seafood. Minyak safflower (Carthamus tinctorius) dan sun flower banyak mengandung lemak jenis polyunsaturated.

Ketiga, Monounsaturated Fat


Bila mengkonsumsi lemak jenis ini akan menurunkan total kolesterol dalam darah terutama LDL dan meningkatkan HDL.

Lemak jenis ini terdapat pada minyak zaitun, minyak canola peanut oil, daging, ikan, unggas dan alpukat. Canola oil, olive oil dan avocado oil banyak mengandung lemak jenis monounsaturated.

Keempat, Kolesterol atau Cholesterol


Bila mengkonsumsi lemak jenis ini akan meningkatkan kadar kolesterol.

Kolesterol merupakan sejenis lemak yang ditemukan dalam makanan yang berasal dari sumber hewani. Sumber makanan yang banyak mengandung lemak jenis ini terutama lobster, udang, dan hati, serta bahan makanan lainnya termasuk telur, daging, dan produk susu, (termasuk susu, keju, dan es krim).

Kelima, Trans fatty acids (Asam lemak trans)

Bila mengkonsumsi lemak jenis ini akan meningkatkan kadar kolesterol. Terdapat dalam makanan terutama makanan yang diawetkan.

Jenis lemak ini biasanya ditambahkan ke dalam bahan makanan untuk meningkatkan daya simpan bahan. Contoh bahan makanan yang mengandung trans fat adalah snack, gorengan, margarine, dan minyak-minyak sayur tertentu.

Asam lemak trans adalah lemak sintetis yang dibuat selama pengolahan makanan dan merupakan substansi lemak yang tidak sehat.

*dikutip dari berbagai sumber
(tiko septianto/CN32)

Sumber: suaramerdeka.com