Ini Dampak Makan Terlalu Banyak

5 September 2013 Artikel Kesehatan


Hobi makan? Hati-hati jangan sampai berlebihan karena beresiko merusak kesehatan!
Selain itu banyak atau sedikitnya makanan yang masuk ke dalam tubuh dapat mempengaruhi suasana hati.

Menurut Alphonse Dougan, PhD, ilmuwan biomedis yang juga menulis buku Time Management in the Life of the Prophet, semakin banyak makanan yang kita konsumsi maka waktu yang diperlukan untuk mengunyah, mengolah, dan mencernanya semakin panjang.

Inilah yang kemudian menimbulkan efek samping pada hormon, organ pencernaan, otak, dan waktu tidur kita. Saat perut terlalu kenyang, kita akan mudah mengantuk. Jika kita terlalu banyak tidur, metabolisme tubuh menjadi lambat. Ini kemudian mempengaruhi suasana hati karena tubuh dan pikiran kita menjadi lesu.

Pada saat pekerjaan kita menumpuk, tubuh dan pikiran yang lesu akan kita lawan dengan minum kopi. Padahal kopi bisa meningkatkan level hormon kortisol dan mengatrol tekanan darah. Bagi kita yang memiliki penyakit tekanan darah tinggi, kondisi ini akan sangat berbahaya. Tidak hanya itu, banyak penelitian yang mengungkapkan, kopi mempertinggi risiko panik. Terutama pada orang yang jarang meminumnya.

Makanlah dikala lapar dan berhentilah sebelum kenyang. Makanlah secukupnya, serta tidak berlebih-lebihan.

Makan menyiratkan adanya bahaya tersembunyi jika terlalu banyak. Tidak dapat dipungkiri makan adalah suatu kebutuhan yang harus terpenuhi oleh setiap orang, makan makanan yang baik secara seimbang dapat menjadikan seseorang sehat dan bugar, akan tetapi berbeda halnya jika seseorang makan terlalu banyak selain dapat menyebabkan kegemukan juga dapat menyebabkan berbagai penyakit. Salah satu akibat makan terlalu banyak adalah kerusakan otak. Kerusakan otak inilah yang menyulut rangkaian gangguan kesehatan lainya, seperti diabetes, penyakit jantung, obesitas, dan penyakit lainya.

Nah, itulah dampak dari makan terlalu banyak. Jadi harus secukupnya saja yah !

(Dikutip dari berbagai sumber)