Ini Akibatnya Jika Kebanyakan Konsumsi Garam

9 Januari 2018 Artikel Kesehatan


Salah satu bahan pokok yang dikonsumsi setiap hari adalah garam dapur yaitu sejenis mineral berbentuk kristal putih dihasilkan dari air laut. Garam dapur yang biasanya digunakan adalah Natrium klorida (NaCl). Siapa sih yang tidak tahu garam? Garam merupakan bumbu dapur yang akan memberikan rasa asin pada setiap masakan. Dalam keseharian, anda pastinya selalu mengonsumsinya. Entah itu dari masakan yang dibuat oleh keluarga anda di rumah, atau dari jajan atau makanan yang anda beli.

Tidak dapat dipungkiri bahwa anda tidak akan bisa lepas dari yang namanya garam. Hampir di setiap makanan yang dikonsumsi selalu disertakan garam sebagai bumbu penyedapnya. Namun, tahukah anda bahwa bila terlalu banyak mengonsumsi garam bisa mengakibatkan bahaya atau efek samping?.Apapun bila dikonsumsi secara berlebihan pastilah akan menimbulkan bahaya atau efek samping bagi kesehatan, tak terkecuali bila mengonsumsi garam melebihi ambang batas. Efek samping dari mengonsumsi garam ini lebih terkait pada masalah kesehatan

Berikut dampak buruk dari mengonsumsi garam secara berlebihan:
1. Masalah tekanan darah tinggi

Menambahkan garam secara berlebihan pada setiap menu makanan yang anda konsumsi setiap harinya bisa menyebabkan tekanan darah tinggi yang menyebabkan terjadinya serangan jantung dan stroke. Sayangnya, masih banyak orang yang bahkan tidak menyadari jika mereka memiliki resiko tersebut. Meski demikian, melakukan pemeriksaan secara teratur, melakukan program diet, menjalankan gaya hidup sehat, dan mengurangi asupan garam bisa membantu mencegah seseorang dari terkena tekanan darah tinggi.

2. Resiko penyakit jantung koroner
Jantung koroner adalah suatu kondisi dimana suplai darah ke daerah jantung berkurang atau terblokir yang pada akhirnya akan menyebabkan gagal jantung dan serangan jantung. Adapun penyebab penyakit jantung koroner sendiri adalah diakibatkan dari tekanan darah tinggi karena tingginya asupan garam.

3. Stroke
Sama seperti jantung koroner, stroke juga merupakan kondisi yang dihasilkan akibat dari tekanan darah tinggi. Terputusnya pasokan darah ke otak, sehingga menyebabkan berkurangnya aliran oksigen bisa menyebabkan sel-sel mati. Karena itu, untuk mencegah stroke, tekanan darah harus dikendalikan.

4. Asma
Garam juga bisa menyebabkan asma dan memperparah kondisi asma yang anda derita. Karena itu, kurangi asupan garam agar asma bisa terkontrol. Melakukan diet rendah natrium yang disertai dengan olahraga yang tepat bisa membantu mengurangi asma seseorang.

5. Osteoporosis
Kelebihan mengkonsumsi garam mengakibatkan pengurangan penyerapan kalsium dalam tubuh, akhirnya dapat menyebabkan terjadinya osteoporosis.

Beberapa penelitian juga menunjukkan asupan garam yang tinggi akan mempercepat perburukan fungsi ginjal terutama pada pasien-pasien penyakit ginjal.Itu sebabnya kita disarankan untuk mulai menjaga jarak dengan garam dan mengonsumsi lebih banyak sayuran dan buah.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)