Ibu Hamil Boleh Vegetarian?

4 April 2011 Artikel Kesehatan


Hidup tanpa mengonsumsi daging atau menjadi vegetarian adalah sebuah pilihan. Kaum vegetarian amat meyakini bahwa pola makan tersebut bisa membuat tubuh lebih bugar dan sehat. Namun, bagaimana dengan ibu hamil? Adakah pengaruh diet vegetarian pada janin?

Di masa kehamilan kebutuhan tubuh akan zat gizi meningkat, termasuk protein untuk tumbuh kembang janin. Selain itu, ibu hamil juga membutuhkan tambahan kalori sebanyak 300 kalori setiap harinya.

"Selama kebutuhan proteinnya terpenuhi, ibu hamil boleh saja menjadi vegetarian. Cuma syaratnya adalah makanannya harus sangat bervariasi supaya bisa saling melengkapi," tutur dr Achmad Mediana, SpOG, dari RS Kemang Medical Care, ketika dihubungi Kompas.com.

Ia menambahkan, banyak pasiennya yang memutuskan tetap menjalani pola makan vegetarian, tetapi tetap sehat menjalani kehamilan. "Yang penting harus direncanakan betul agar tubuh tidak kekurangan gizi. Perlu diketahui pula bahwa tubuh juga berproses, jika ada zat gizi yang kurang, janin akan mengambilnya dari tubuh ibunya," paparnya.

Salah satu unsur gizi yang paling penting selama kehamilan adalah protein karena berperan dalam pembentukan sel darah, albumin, enzim, hormon, mengganti sel-sel, dan masih banyak lagi.

Dibandingkan dengan protein nabati, menurut ahli gizi dr Fiastuti Witjaksono, protein hewani memiliki asam amino yang lengkap. Untuk ibu hamil yang termasuk menjadi vegetarian vegan atau tidak mengonsumsi semua jenis daging dan telur, termasuk produk olahan telur, ia menganjurkan agar ibu hamil mengganti asam amino dari protein hewani dengan berbagai jenis makanan.

"Penggantinya bisa didapatkan dari berbagai kacang-kacangan dan biji-bijian. Ini harus dipenuhi setiap hari karena, jika tidak, bisa mengganggu tumbuh kembang janin," katanya.

Sementara itu, kalsium bisa didapatkan dari makanan yang terbuat dari kedelai, sayuran berdaun hijau, atau susu kedelai. Kendati demikian, jika ibu merasa tidak yakin akan kesehatan calon buah hatinya, dr Fiastuti menganjurkan agar vegetarian vegan mengubah pola makannya agar tetap mengonsumsi susu, telur, serta ikan.

Sumber: kompas.com