Mengatasi Nyeri Bersalin- Bagian II

2 Mei 2014 Ibu dan Anak   |    dr. Ivander Utama, F.MAS, SpOG.


Beberapa metode lain yang pada awalnya bukanlah suatu metode kedokteran namun berdasarkan penelitian yang ada akhirnya diakui oleh sebagian dunia medis. Diantaranya adalah metode hipnotis dan waterbirthing. Metode hipnotis adalah suatu bentuk pelatihan pada ibu hamil dalam menghadapi persalinan dengan cara memberi sugesti positif pada kontraksi. Kontraksi yang sebelumnya diasosiasikan sebagai rasa nyeri akan dirubah asosiasinya di alam bawah sadar dengan rasa bahagia dalam menyambut sang buah hati. Kontraksi akan diterima ibu dengan hangat dan bahagia karena dalam setiap kontraksi maka proses kelahiran bayi yang ditunggu-tunggu akan semakin dekat. Kekurangan dari metode ini adalah seorang ibu dan pendamping persalinan harus meluangkan waktu menghadiri beberapa kelas sebelumnya untuk mempelajari teknik hipnotis ini, tentu saja hal ini sulit dilakukan bagi pasangan yang sibuk.

Kemudian adalah waterbirthing, metode ini telah didukung dengan banyak penelitian yang dicantumkan dalam berbagai jurnal berpengaruh dalam dunia medis seperti British Medical Journal. Waterbirthing adalah bersalin di dalam air hangat. Metode ini dipercaya membuat ibu merasa nyaman dan santai sehingga rasa takut yang dihadapi akan berkurang. Selain itu dengan metode ini maka bayi yang dilahirkan akan masuk ke dalam air hangat yang dianggap memiliki suasana yang sama dengan dalam rahim. Hal ini juga tentunya akan membuat bayi juga lebih nyaman dalam proses persalinannya. Metode ini masih menjadi kontroversi di kalangan medis, mengingat banyak faktor yang dianggap dapat mencederai bayi meskipun hal-hal ini dibantah pula oleh sebagian peneliti. Saat ini, POGI (Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia) sudah tidak merekomendasikan untuk melakukan waterbirthing mengingat beberapa resiko yang bisa terjadi pada bayi, seperti tenggelam, aspirasi atau tersedak, infeksi, dan lain-lain.

Senam hamil telah lama dikenal dan diajarkan pada ibu-ibu hamil. Tujuannya adalah mempersiapkan ibu dalam menjalani kehamilan dan menghadapi persalinan. Beberapa metode senam hamil dipercaya dapat mengurangi nyeri pada pinggang dalam kehamilan tua serta dipercaya dapat menguatkan otot-otot ibu yang dianggap penting dalam persalinan. selain itu dalam senam hamil juga diajarkan cara mengejan yang baik sehingga kelak dalam proses persalinan seorang ibu mengejan dengan baik tanpa membuang-buang tenaga dengan cara menarik nafas dan mengejan yang salah. Beberapa ibu mengaku kurang merasakan manfaat senam hamil ketika bersalin, mungkin hal ini disebabkan karena kurang bersungguh-sungguhya dalam melaksanakan senam hamil tersebut maupun rasa panik yang menyertai saat bersalin. Ingatlah bahwa senam hamil sebaiknya dilakukan bukan hanya di tempat latihan, melainkan di rumah juga.

Posisi bersalin jongkok secara langsung tidak berhubungan dengan berkurangnya rasa nyeri, namun metode ini dapat membuat waktu persalinan menjadi lebih singkat. Pada dasarnya dengan posisi jongkok, seorang ibu dapat lebih mudah mengedan (yang seringkali dilakukan secara salah pada posisi bersalin konvensional sambil berbaring). Meskipun dianggap memudahkan dan mempercepat persalinan, posisi bersalin jongkok memiliki resiko terjadinya robekan pada labium majora yang lebih tinggi daripada posisi konvensional. Posisi bersalin alternatif lainnya adalah posisi bersalin duduk, berdiri, berlutut, knee - hand position. Belum ada informasi lengkap mengenai keuntungan dan kerugian posisi-posisi terakhir ini.

Metode medis dengan obat-obatan dapat memberikan persalinan dengan rasa nyeri minimal tetapi sebaiknya anda konsultasikan dengan dokter anda mengenai indikasi dan efek samping dari obat-obatan yang digunakan. Senam hamil adalah metode yang telah luas dikenal dan dengan mengikuti setiap program dan latihan dengan sungguh-sungguh. Maternity Class adalah salah satu cara untuk membantu ibu hamil untuk memahami perubahan-perubahan yang terjadi pada dirinya, serta merupakan salah satu jalan untuk menuju hypnobirthing. Maternity class diharapkan akan membantu ibu memiliki rasa percaya diri dalam menghadapi persalinan, sesuai dengan yang Julia Ann Kish katakan bahwa rasa percaya diri ibu dalam menghadapi persalinan akan mengurangi nyeri dalam persalinan.

Konsultasikanlah pada dokter Anda akan metode dan bentuk latihan yang akan Anda jalankan. Ingat bahwa yang terutama bukanlah menghilangkan sakit, melainkan mengatasi rasa sakit dengan positif.

(Penulis adalah Dokter Spesialis Obstetri dan Kandungan di RSIA Bunda Menteng dan RSB Citra Ananda)
Artikel dan tulisan lainnya dapat dilihat di www.kompasiana.com/ivanderutama