Agar Langsing Setelah Melahirkan, Ikuti Tips Berikut (Bag 1)

24 November 2015 Ibu dan Anak   |    dr. Ivander Utama, F.MAS, SpOG.


Kenaikan berat badan selama kehamilan merupakan hal yang diharapkan sekaligus ditakuti oleh bumil. Apalagi pasca persalinan, banyak bumil yang mengharapkan agar berat badannya segera mencapai berat sediakala. Seringkali pasca persalinan, penurunan berat badan ternyata tidak mencapai berat badan sebelum hamil dan masih menyisakan berat badan berlebih. Saat ini, saya akan memberikan informasi dan tips berharga untuk bumil mengenai kenaikan berat badan selama hamil dan hal-hal yang dapat dilakukan untuk mencapai berat badan sedia kala.

Persiapan Pra-Kehamilan
Bentuk tubuh ideal setelah persalinan, harus dimulai sejak sebelum kehamilan.

Jangan mengharapkan tubuh ideal setelah melahirkan bila sebelum hamil tubuh anda sudah masuk dalam kategori obese (obesitas).

Saya selalu mendorong pasien-pasien saya yang baru menikah untuk segera mempersiapkan diri untuk kehamilan (Baca: 10 Rahasia Untuk Persalinan Normal). Kehamilan dan persalinan yang baik berasal dari tubuh yang sehat. Selama kehamilan, ada banyak perubahan pada tubuh bumil yang terjadi. Misalnya, perubahan bentuk dan ukuran payudara, perubahan kelengkungan tulang punggung, teregangnya dinding perut dengan semakin membesarnya rahim, semakin elastisnya persendian dan sambungan tulang, bengkaknya bagian-bagian tubuh seperti wajah, tangan dan kaki, serta elastisitas pada otot panggul dan dinding panggul yang semakin elastis.

Perubahan-perubahan tersebut memiliki tujuan tersendiri yang akan diterangkan bila bumil dan pasangan mengikuti Maternity Class. Perubahan-perubahan tersebut dapat diantisipasi dengan mempersiapkan tubuh lebih dini. Latihan pada otot perut dan punggung akan membantu dinding perut untuk lebih mampu menahan pembesaran dari kandungan bumil. Selain itu, latihan otot punggung akan membantu bumil untuk mampu menahan perubahan pusat berat badan sehingga meminimalisir keluhan yang berhubungan dengan tulang punggung. Latihan Kegel juga harus rutin dilakukan untuk memperkuat daerah selangkangan dan otot-otot disekitar organ intim yang sangat berperan penting saat terjadi persalinan melalui jalan lahir. Latihan tersebut akan memperkuat dasar panggul, otot jalan lahir dan otot disekitar organ berkemih sehinga menurunkan resiko trauma yang berhubungan dengan persalinan melalui vagina.

Dengan otot perut yang terlatih, maka kendurnya perut pasca persalinan akan berkurang. Diharapkan setelah ukuran rahim kembali normal, maka dinding perut akan kembali kencang seperti sediakala. Disamping itu, otot-otot tubuh merupakan tempat membakar kalori yang efisien, sehingga semakin besar otot, maka semakin banyak kalori yang digunakan, maka semakin cepat berat badan kembali normal.

Kenaikkan Berat Badan dan Pola Makan Selama Hamil
Kenaikkan berat badan selama kehamilan adalah hal normal dan diakibatkan oleh beberapa hal, yaitu: penumpukkan cairan, pertambahan volume darah, pembesaran ukuran rahim, pertambahan cairan ketuban, pertambahan ukuran dan berat plasenta dan bertambah besarnya bayi. Oleh karena itu, seringkali pertambahan berat badan ibu tidak sebanding dengan pertambahan berat badan bayi. Misalnya, berat badan ibu meningkat 1 kg, mungkin berat bayi hanya meningkat 200 gram saja. Pertambahan berat badan selama kehamilan berbeda pada tiap bumil, semuanya tergantung dari berat badan sebelum hamil. Seorang wanita dengan berat tubuh ideal sebelum hamil diperbolehkan mengalami kenaikkan berat badan hingga 17 kg. Namun seseorang wanita dengan obesitas sebelum hamil, disarankan untuk mengalami kenaikkan berat badan 7- 12 kg saja. Untuk mengetahui apakah anda termasuk memiliki berat tubuh ideal atau tidak, maka yang menjadi patokan adalah Indeks Masa Tubuh / Body Mass Index (IMT/BMI) sebelum hamil. Untuk mengetahui cara menghitung BMI dan klasifikasinya, serta kenaikkan berat badan yang dianjurkan selama hamil.

(Bersambung)

(Penulis adalah seorang Obstetrician-Gynecologist @RSIA Bunda Menteng, @RSB Citra Ananda & @RSU Gandaria)
www.youtube.com/user/drivanderutama /IG: ivanderutama / @ivanderutama