Hindari Makanan dan Minuman Ini Agar Puasa Lancar

15 Juni 2016 Artikel Kesehatan


Puasa jika dilakukan dengan cara benar dan diimbangi dengan mengkonsumsi gizi yang seimbang bisa memberikan manfaat kesehatan. Namun tidak jarang, yang muncul malah aneka gangguan pencernaan seperti perut mules, maag, nyeri ulu hati, diare, hingga sembelit. Puasa pun jadi terganggu akibat perut tidak nyaman. Belum lagi aktivitas lain yang terpaksa ditunda atau bahkan diliburkan karena sakit yang tidak tertahankan. Untuk mencegahnya, hentikan kebiasaan buruk seperti mengkonsumsi makanan yang berlebihan saat berbuka maupun sahur. Cukupi kebutuhan gizi harian Anda agar sistem pencernaan bisa bekerja dengan baik. Selain itu, ada beberapa makanan yang perlu dihindari agar puasa Anda lancar.

Gorengan dan makanan berlemak

Berbuka puasa dengan goreng-gorengan memang lezat, namun gorengan yang dijual di pinggir jalan biasanya menggunakan minyak yang sudah digunakan berkali-kali. Minyak semacam ini bisa meningkatkan kolesterol jahat dalam tubuh dan meningkatkan risiko obesitas. Gorengan dan makanan berlemak juga lebih berat serta sulit dicerna oleh tubuh sehingga meningkatkan asam lambung dan memicu gangguan pencernaan.

Makanan yang terlalu manis saat berbuka

Berbuka puasa dengan makanan dan minuman yang manis seakan telah menjadi tradisi di Indonesia. Tidak banyak orang tahu, bahwa berbuka dengan makanan dan minuman yang manis secara berlebihan justru dapat meningkatkan kadar glukosa secara signifikan dan membuat Anda kesulitan mengontrol nafsu makan. Saat berbuka, sebaiknya makanlah beberapa butir kurma segar untuk menormalkan kadar gula darah yang turun selama berpuasa. Buah kurma segar lebih sehat dan mengandung berbagai vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh.

Makanan yang pedas

Cabai memang mengandung vitamin C tinggi dan dapat meningkatkan nafsu makan. Namun, terlalu banyak makan makanan pedas dapat memicu gangguan pencernaan, panas dalam dan rasa panas di ulu hati. Mengkonsumsi makanan yang pedas juga dapat menyebabkan kerusakan pada dinding lambung dalam jangka panjang.

Minuman berkafein

Minuman berkafein seperti teh dan kopi bersifat diuretik dan dapat memicu buang air kecil berlebihan. Akibatnya, Anda jadi mudah haus saat berpuasa. Ganti teh dan kopi Anda dengan air putih, jus buah atau air kelapa untuk mencukupi kebutuhan cairan.

Minuman yang dingin

Di bulan Ramadan, banyak aneka minuman yang dingin dijajakan di pinggir jalan. Menyegarkan memang saat berbuka dengan minuman yang dingin. Namun, berbuka dengan minuman dingin sebenarnya dapat membuat membuat perut kaget dan berkontraksi berlebihan, bahkan kram. Karena itulah banyak yang merasa perutnya melilit setelah berbuka dengan minuman dingin.

Itulah beberapa makanan dan minuman yang perlu Anda hindari selama puasa.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)