Hati-Hati, Rokok Mengandung Babi Beredar di Pasaran

2 November 2010 Artikel Kesehatan


Para peneliti di University of Sydney, Australia, baru-bari ini menyimpulkan, bahwa terdapat kandungan darah babi dalam beberapa merek rokok yang beredar di pasaran. Profesor Simon Chapman, Rabu (31/3/2010).

Seperti dilansir news.com.au, menjelaskan bahwa hasil penelitian yang dilakukan terhadap 185 merek rokok tersebut terbukti mengandung hemoglobin babi atau protein dalam darah babi yang digunakan untuk pembuatan filter rokok. Chapman menambahkan, penggunaan hemoglobin babi ini bertujuan untuk memaksimalkan pencegahan racun rokok masuk ke dalam tubuh.

"Para pengusaha rokok selama ini cenderung menyimpan rahasia bahan baku yang mereka gunakan dengan alasan rahasia pasar," ujarnya. Profesor juga menambahkan, bahwa sangat sulit bagi konsumen mengetahui isi kandungan yang digunakan pada rokok, apakah mengandung darah babi atau tidak.

"Jika Anda seorang Muslim atau Yahudi dan seorang perokok, sangat sulit mengetahui apakah terdapat kandungan babi atau tidak, selain bahan baku yang tercantum pada bungkus rokok tersebut," tambahnya. Hasil penelitian itu tentu saja memunculkan berbagai reaksi dan pendapat dari berbagai kalangan. "Bukan hanya umat Muslim saja yang bereaksi, umat Yahudi pun akan bereaksi juga menanggapi hal ini," ujar Simon.

Sumber: tribunnews.com