Hati-Hati! Kerja Lembur Dapat Menyebabkan Gangguan Kejiwaan

22 Oktober 2014 Artikel Kesehatan


Anda seorang workaholic? Kabar buruk bagi Anda yang lebih banyak menghabiskan waktu untuk bekerja hingga lupa waktu demi mencapai target yang diberikan. Terkadang kita harus bekerja sedikit lebih lama demi mencapainya target. Lembur pun menjadi pilihan untuk menyelesaikan beberapa tugas yang belum rampung. Menambah waktu bekerja merupakan hal yang dapat mengganggu kesehatan karena sejatinya dalam sehari manusia membutuhkan istirahat yang cukup.

Sebuah penelitian di New York mensurvei sebanyak 2.200 pekerja pria dan wanita, pekerja yang memiliki jam kerja lebih lama dari biasanya, akan rentan mengalami masalah dalam kejiwaannya.

Selain menurunnya produktivitas, mental para pekerja bisa menjadi masalah yang serius. Dikutip dari reuters, Dr. Marianna Virtanen, seorang peneliti mengungkap bahwa waktu kerja yang lama mempengaruhi fungsi kognitif seseorang.

Ketika hal tersebut berlangsung cukup lama, kesehatan jiwa para pekerja akan mengalami penurunan kestabilan yang parah dalam waktu 5 tahun. Kerja lembur juga rentan munculnya berbagai macam penyakit seperti insomnia, depresi, pola tidur yang rusak, darah tinggi, penurunan mental dan demensia, gangguan penglihatan dan lain-lain.

Jadi, bekerja keras tidak ada salahnya, tapi jangan lupakan faktor kesehatan Anda. Kerja lembur juga mengganggu produktivitas dan kerja kurang optimal. Sebaik mungkin atur pola hidup Anda agar seimbang. Jika memang terpaksa untuk kerja lembur, usahakan luangkan waktu untuk istirahat sejenak untuk kemudian melanjutkan pekerjaan Anda kembali.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)