Hati Hati! Handuk Dapat Menjadi Sarang Bakteri!

3 November 2014 Artikel Kesehatan


Handuk sudah menjadi kebutuhan kita sehari - hari. Kain tebal yang dapat menyerap cairan ini sering digunakan sebagai alat untuk mengeringkan badan. Selain itu, beberapa orang menggunakan handuk untuk berbaring di pantai, membersihkan peralatan dapur, atau menjadikan souvenir.

Namun di saat musim penghujan datang, kondisi udara yang lembab akan menimbulkan berbagai jenis bakteri untuk berkembang dengan cepat, terutama pada handuk. Handuk menjadi tempat favorit bagi bakteri untuk berkembang yang dapat menyebabkan berbagai penyakit kulit, bahkan paru - paru dan penyakit otak.

Para peneliti dari University of Arizona mengungkapkan bahwa handuk yang sering dipakai sebagai lap tangan atau sebagai alas tangan mengangkat panic mengandung bakteri yang sangat banyak. Handuk tersebut mengandung 89% bakteri coliform dan 25,6% bakteri Escheria coli. Dua bacteria tersebut dapat memicu timbulnya penyakit kulit, diare, bahkan kanker.

Ketua Laboratorium Mikrobiologi FKUI, Anis Karuniawati, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan dengan mencuci dan mengganti peralatan rumah berbahan kain secara rutin. Tidak hanya handuk, sprei, selimut pun juga harus rutin dibersihkan. Anis mengatakan waktu yang ideal untuk mengganti handuk adalah setiap hari atau paling lama 3 hari sekali.

Maka dari itu sering - seringlah mencuci dan mengganti handuk. Rendam dengan detergen pemutih selama dua menit untuk mengurangi bakteri. " Walaupun Anda sudah mencuci handuk dapur dengan detergen dan sudah mengeringkannya, itu hanya sedikit mengurangi kontaminasi mikroba. Bakteri tersebut akan muncul kembali karena kondisi handuk tetap basah" ungkap Kelly Reynold, seorang peneliti dari University of Arizona.

Disarankan juga untuk tidak menjemur handuk di tempat yang lembap agar menghambat perkembangan bakteri. Dalam 20 menit saja, bakteri dapat berkembang biak dengan membelah diri dengan cepat. Jangan lupa untuk mencuci tangan dengan sabun minimal selama 20 detik agar memastikan kuman mati.

Selain peralatan yang terbuat dari kain, peralatan lain seperti spons cuci piring, lantai, tombol microwave, remote televisi, keyboard, dan peralatan lain juga biasa menjadi sarang kuman dan bakteri. Untuk itu, menjaga kerbersihan rumah merupakan hal yang sangat penting untuk kesehatan keluarga.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)