Hati-Hati! Diet Karbohidrat Tidak Boleh Lama

12 September 2018 Artikel Kesehatan


Kebanyakan orang memang menempuh berbagai cara untuk menurunkan berat badan mereka atau untuk menjaga berat badan agar tetap ideal. Diet karbohidrat atau diet karbo menjadi salah satu pilihan berdiet dengan cara mencoret sumber korbohidrat di dalam menu makanan. Ahli gizi menuturkan bahwa diet karbohidrat adalah pola makan yang menghindari asupan karnohidrat tinggi untuk menurunkan berat badan dan menstabilkan gula darah dan juga lemak. Diet itu sekarang menjadi trend di kalangan remaja agar didapatkan berat badan yang ideal. Walaupun diet jenis ini dapat dilakukan di segala usia.

Selain itu, diet karbo juga berguna untuk penderita diabetes, hipertensi, dan juga penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskuler. Yang patut dan wajib dipahami adalah meskipun diet karbo itu dapat menambah kandungan serat dan menaikkan kolesterol baik, namun tidak dianjurkan untuk menjalani diet ini bertahun-tahun lamanya. Tidak boleh dalam jangka waktu yang lama, paling tidak cukup setahun saja.

Dalam jangka panjang diet karbohidrat ini dapat menyebabkan tulang tumbuh kekurangan vitamin dan juga mineral, bahkan sampai menyebabkan tulang menjadi keropos, dan meningkatkan gangguan pencernaan, serta risiko berbagai penyakit kronis. Diet karbohidrat pun tak dianjurkan untuk ibu yang sedang hamil karena tidak baik bagi bayi yang berada di dalam kandungan.

Contoh yang paling jelas adalah kekurangan vitamin B kompleks, karena nutrisi ini paling banyak terkandung pada nasi. Diminta bagi orang yang akan menjalani diet karbo untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Dengan adanya konsultasi ini maka nantinya dapat ditentukan porsi makan sesuai dengan berat badannya. Selain itu, setelah program diet karbo ini berjalan, haruslah rutin untuk mengecek kondisi kesehatan ke dokter. Pasalnya, program diet ini akan membuat tubuh kehilangan beberapa vitamin dan mineral.

Diet karbohidrat membuat pola dan porsi makan harus berubah demi turunnya berat badan. Di dalam diet karbohidrat, asupan makanan pokok dapat diganti dengan sayur, buah dan protein. Jangan lupa bahwa asupan protein harus disertakan di dalam diet ini, agar tubuh tidak kekurangan vitamin dan juga mineral. Asupan protein harus tetap ada, selain sayuran dan buah. Sumber protein ini bisa di dapat dari hewani atau nabati.

Lebih lanjutnya, ada beberapa cara porsi dan takaran makan ideal yang digunakan di dalam diet karbo ini. Contohnya, porsi seimbang antara sayur, buah dan protein haruslah tetap ada. Untuk takaran yang ideal adalah satu porsi sayur berisi 50 sampai 75 gram, ditambah satu porsi buah setara dengan 75-100 gram dan satu potong lauk hewani dan nabati. Itu adalah porsi ideal untuk diet karbihidrat. Pola makan tetap tiga kali sehari. Nasi meskipun tidak disertakan di dalam diet, bisa diganti dengan ubi atau kentang. Untuk kentang dan ubi jangan terlalu banyak dikonsumsi, secukupnya saja.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)