Hadirnya Anak Bikin Tensi Lebih Rendah?

20 Januari 2010 Artikel Kesehatan


KOMPAS.com - Tidak ada yang mengatakan bahwa menjadi orangtua adalah pekerjaan mudah. Walaupun penuh tantangan, namun studi teranyar menyebutkan, memiliki anak memberi dampak positif, baik secara fisik maupun psikologis.

Dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Annals of Behavioral Medicine disebutkan, para orangtua cenderung memiliki tensi yang lebih rendah dibanding mereka yang belum dikaruniai anak. Terutama pada perempuan.

"Wanita yang memiliki anak tekanan darahnya lebih rendah," kata Julianne Holt-Lunstad, psikolog dari Brigham Young University in Provo, Amerika Serikat.

Holt-Lunstad dan para peneliti dari Univeristy of Utah and California State University, AS, melakukan monitoring tekanan darah pada 198 orang dewasa berusia 20-68. Para responden menggunakan pengukur tekanan darah portable yang secara acak membaca tekanan darah beberapa kali dalam satu jam, sepanjang hari, termasuk saat responden tidur.

Para peneliti juga memperhitungkan faktor lain yang berpengaruh pada tekanan darah, seperti usia, berat badan, gender, kebiasaan merokok, dan olahraga. Mereka juga mencatat usia perkawinan dan lamanya perkawinan sebelum hadirnya anak.

Para peneliti menemukan, tidak ada perbedaan pada orangtua yang memiliki anak kurang dari dua tahun dan orangtua yang memiliki anak remaja atau anak berusia lebih dari 18 tahun. Mereka yang memiliki anak cenderung memiliki tensi yang lebih rendah.

Menanggapi hasil studi ini, Thomas Kamarck, profesor psikologi dan psikiatri dari Universitas Pittsburgh mengatakan belum menemukan kaitan yang jelas antara tekanan darah dengan peran sebagai orangtua. Meski begitu, ia menyatakan bahwa ukuran tekanan darah ini lebih merefleksikan sesuatu tentang mereka yang menjadi orangtua ketimbang pengalaman keseharian menjalankan tugas sebagai orangtua.

sumber: kesehatan.kompas.com