Gizi Seimbang Optimalkan Tumbuh Kembang Anak

29 September 2009 Artikel Kesehatan


Asupan nutrisi yang tepat, menurut Spesialis gizi klinik Departeman Radioterapi Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Dr. Fiastuti Witjaksono, MS, SpGK diperlukan untuk pertumbuhan anak menjadi optimal. Setiap hari anak membutuhkan gizi seimbang yang terdiri dari asupan karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral.

Asupan kandungan nutrisi tersebut dapat diperoleh dari variasi makanan yang dikonsumsi. Konsumsi lemak hingga 30 persen dari total energi setiap hari diperlukan untuk menyerap vitamin penting seperti A, D, E, dan K secara maksimal.

"Masalah gizi anak sebaiknya mendapatkan perhatian khusus melihat masih sering munculnya kesalahpahaman orangtua terhadap hal ini," katanya.

Ia menyebutkan, ada tiga masalah gizi, yakni kurang gizi, kelebihan gizi, dan salah gizi yang masing-masing memiliki indikasi dan akibat yang berbeda.

Untuk menghindarinya, katanya perlu komposisi seimbang antara karbohidrat (45-65 persen), protein (10-25 persen), lemak sedikitnya 30 persen, dan bermacam vitamin lain mutlak diberikan kepada anak guna membantu mengoptimalkan tumbuh kembang anak.

Menurut data Departemen Kesehatan tahun 2007, dari 4,1 juta balita yang mengalami malnutrisi, sebanyak 82 persen mengalami kurang gizi dan 18 persen berisiko gizi buruk.

Ia mengatakan, perencanaan makan yang cerdas oleh orang tua diperlukan demi menciptakan pola makan yang sehat, terkontrol, dan menyenangkan. Kuncinya adalah jumlah kalori sesuai kebutuhan, jadwal makan teratur, dan jenis makanan dengan komposisi karbohidrat, protein, dan lemak seimbang, di samping nutrien spesifik yang terpenuhi.

Kekurangan gizi pada anak, katanya, akan berpengaruh pada pertumbuhan fisik, perkembangan otak, perkembangan kepandaian, dan kematangan sosial.

Ia menyebutkan, anak usia satu hingga tiga tahun membutuhkan 1.300 kalori per hari, usia empat hingga enam tahun membutuhkan 1.800 kalori per hari, dan umur tujuh hingga 10 tahun membutuhkan 2.000 kalori per hari.

"Anak harus dibiasakan makan tiga kali sehari dan ditambah makanan kecil untuk memenuhi kebutuhan kalori tersebut," katanya.

ABD

Sumber: Kompas.Com