Gejala dan Penyebab Penyakit Kista pada Wanita

4 November 2014 Artikel Kesehatan   |    Nurul Inayah


Mungkin Anda sudah pernah mendengar mengenai kista, penyakit yang cukup banyak menyerang wanita, bahkan ada sebagian orang yang mempercayai bahwa kista adalah tumor jinak yang terdapat pada rahim seorang wanita. Pada umumnya sebenarnya kista tidaklah membahayakan kehidupan seseorang, akan tetapi tetap saja Anda perlu mewaspadainya.

Lalu, apakah itu kista? Kista adalah kondisi dimana adanya benjolan pada indung telur wanita yang ditandai dengan berisi cairan nanah serta udara. Kenyataannya ada saja kista yang bisa kempis dengan sendirinya dalam beberapa bulan ke depan, namun tidak sedikit wanita harus melakukan tindakan medis, yakni operasi untuk mengangkat kista tersebut, tapi yang menjadi masalahnya adalah tidak sedikit orang yang telah melakukan pengangkatan kista lewat jalan operasi bisa terserang kembali dengan penyakit ini.

Fakta umumnya yang Anda ketahui adalah kista itu tumbuh dan berkembang di indung telur wanita, namun bukan daerah itu saja, paru-paru pun bisa ikut diserang, penyebab adalah karena paru-paru terkontaminasi oleh kadar karbondioksida yang begitu banyaknya. Atau pada kornea mata, usus, serta kulit. Jadi, apa sajakah gejala dan penyebab penyakit kista ini hingga bisa membahayakan kesehatan tubuh?.

Bagian bawah perut kerapkali merasakan nyeri. Biasanya para wanita akan mengaitkan hal ini dengan nyeri datang bulan, namun rasa sakit yang ditimbulkan karena penyakit kista cenderung lebih kepada rasa sakit yang akan Anda rasakan ketika Anda ditusuk-tusuk. Tidak jarang juga Anda merasakan mual yang sangat hebat hingga kemudian Anda memuntahkan makanan Anda. Bagian belakang pinggang juga ikut sering terasa sakit.

Gejala dan penyebab penyakit kista selanjutnya adalah ketika para wanita tengah datang bulan. Rasa nyeri yang tidak tertahankan membuat wanita yang memiliki riwayat penyakit ini, cenderung akan tidak sadarkan diri selama rasa sakit akibat datang bulan itu berlangsung. Khawatirkan juga apabila Anda menemukan kebiasaan aneh ketika datang bulan, awalnya masa haid Anda lancar namun setelah terserang penyakit kista, masa haid Anda akan berubah menjadi tidak beraturan, cenderung lebih lambat bahkan lebih cepat.

Lebih sering ke toilet untuk buang air kecil. Hal ini bisa terjadi dengan mudah karena benjolan kista membuat kandung kemih terimpit sehingga kandung kemih sulit untuk menampung air seni Anda dalam keadaan yang normal. Sakit ketika berhubungan bahkan tidak jarang terjadi pendaharan yang dahsyat pada daerahnya, merupakan gejala yang akan ditimbulkan ketika Anda terserang penyakit ini, bahkan tidak menutup kemungkinan jika benjolan kista pecah sewaktu Anda berhubungan dengan pasangan Anda dan kabarnya rasanya sakit.

Perut semakin membesar dan benjolan kista bisa ansa rasakan dan Anda raba tepat di daerah perut bagian luarnya. Ketika Anda menemukan gejala dan penyebab penyakit kista yang satu ini sebaiknya Anda segera mengambil tindakan dengan mengunjungi dokter kandungan.

(Penulis adalah mahasiswa Bahasa Inggris pascasarjana Unhas)
http://inti-kesehatan.blogspot.com