Empat Makanan Bergaram Tinggi

6 Agustus 2010 Artikel Kesehatan


Ungkapan 'bagai sayur tanpa garam' selain bermakna kurang lengkapnya sesuatu juga menggambarkan betapa tak enaknya rasa sayur yang tidak diberi garam.

Garam merupakan salah satu bumbu wajib masakan Tanah Air yang kaya akan citarasa. Hal itu karena garam dapat memodifikasi rasa lain sehingga masakan menjadi gurih. Tak terbayangkan bukan rasa sutau makanan tanpa garam?

Namun, tidak disadari garam sebenarnya dapat membahayakan kesehatan apabila kadarnya di dalam makanan terlalu banyak. Penyakit yang dapat timbul karena terlalu banyak garam di antaranya jantung dan hipertensi. Selain pada masakan, garam juga digunakan pada camilan kita sehari-hari. Berikut adalah empat makanan yang merupakan sumber garam terbanyak yang mungkin Anda biasa konsumsi sehari-hari:

1. Piza
Beberapa orang yang menderita hipertensi akibat terlalu banyak mengonsumsi garam mengakui memakan piza merupakan sebuah guilty pleasure. Setelah diteliti, lebih dari dua per tiga piza mengandung dua kali lipat kadar garam maksimal garam yang boleh dikonsumsi per harinya. Tak hanya piza, makanan cepat saji lainnya seperti kentang dan ayam goreng serta burger juga mengandung banyak garam.

2. Makanan olahan
Sebanyak 80 persen dari makanan harian kita berasal dari makanan olahan, seperti sosis dan bakso. Garam biasanya ditambahkan untuk alasan menjaga keawetan makanan tersebut. Namun, apa pun alasannya jumlah garam yang ditambahkan telah melampaui apa yang diperlukan oleh tubuh dan itu membahayakan kesehatan.

3. Sup
Sup merupakan salah satu makanan berkadar garam paling tinggi. Orang yang terbiasa memakan sup setiap harinya lebih berisiko terkena kanker perut.

4. Camilan
Kebanyakan camilan seperti keripik kentang dan jagung atau roti-rotian dalam kemasan yang bervariasi mengandung banyak garam. Dua iris roti saja sudah mengandung 250-480 sodium. Maka itu, periksalah kandungan sodium dalam sebuah produk sebelum membeli. (Pri/OL-06)

Sumber: mediaindonesia.com