Disarankan Ikuti Aturan Pakai Membuat Susu

11 Februari 2011 Artikel Kesehatan


JAKARTA - Direktur Eksekutif Asosiasi Perusahaan Makanan Bayi (APMB), Irawati Susalit menyarankan agar masyarakat terutama para ibu membuat susu formula untuk anak, dengan pedoman aturan pakai pada kemasan susu. Hal ini juga berfungsi menjaga keamanan dalam mengonsumsi susu formula.

"Susu formula itu harus disiapkan dengan baik, kan ada aturan pakainya juga. Airnya dimasak sampai mendidih, kemudian dibuat 70 derajat, kemudian ditutup rapat," ungkap Irawati di Jakarta, Kamis (10/02/2011).

Susu formula yang tidak selesai diminum oleh bayi, kata Ira, harus dibuang, bukan untuk diberikan lagi pada anak. Ibu harus membuat susu yang baru untuk bayinya. Selain anjuran mengikuti aturan pakai, masyarakat juga diharapkan menjaga kebersihan saat akan membuat susu. Sehingga tidak terkontaminasi dengan bakteri-bakteri yang mengganggu kesehatan.

"Manusia dan peralatannya juga harus bersih. Jadi saat kita akan membuat susu formula sudah memastikan tangan kita bersih, dari peralatannya juga gelas, sendok dan tempat masak airnya juga bersih," tambah Irawati.

Berdasarkan aturan penyajian susu formula dari APMB sebelum susu disajikan, tangan harus dicuci terlebih dahulu. Pastikan semua botol dan dot benar-benar bersih dan steril. Membuat susu dengan air yang didihkan minimal 30 detik. Kemudian, tunggu hingga hangat suam-suam kuku minimal 70 derajat celcius. Air dituang sesuai dengan ukuran dalam botol. Setelah itu, tambahkan sejumlah takaran sendok susu bubuknya ke dalam botol dan segera berikan pada bayi.

Terakhir, setelah lewat 24 jam, buang susu yang tidak terpakai atau tidak habis dan buatlah yang baru untuk bayi.

Sumber: kompas.com