Dinginnya AC Tidak Sesejuk Dampak yang Diberikan...

16 Mei 2013 Artikel Kesehatan


Air Conditioner (AC) atau pendingin ruangan merupakan alat yang mampu mengkondisikan udara. Dengan kata lain, AC berfungsi sebagai penyejuk udara yang diinginkan (sejuk atau dingin) dan nyaman bagi tubuh. AC saat ini lebih banyak digunakan di wilayah yang beriklim tropis seperti Indonesia.

Ditempat -tempat yang menjadi aktivitas manusia seperti rumah, kantor, tempat pembelanjaan, dan tempat lainnya memiliki fasilitas pendingin ruangan ini. Panas di siang hari bisa hilang dengan adanya AC. Di zaman modern ini yang semakin panas serta banyaknya permintaan AC membuat AC seperti kebutuhan pokok yang harus dipenuhi oleh sebagian orang.

Dibalik sejuknya AC ternyata tidak sesejuk yang dibayangkan. Ternyata AC jika digunakan secara berkala dalam jangka panjang bisa menimbulkan dampak yang kurang baik bagi kesehatan. Apakah anda tahu dampak negatif dari AC ini? Berikut dampak negatif AC untuk kesehatan.

1. Kulit lebih mudah kering
Berjam-jam menghabiskan waktu di lingkungan ber-AC dapat menyebabkan kulit Anda kehilangan kelembaban. Apalagi jika Anda tidak membantu kelembaban kulit dengan mengaplikasikan lotion. Beberapa kasus kulit kering yang parah bisa mengakibatkan eksim atau penyakit kulit lainnya.

2. Tubuh tidak mampu menghadapi cuaca panas
Tubuh mereka yang menghabiskan banyak waktu di lingkungan ber-AC lebih sulit mentolerir suhu musim panas. Biasanya ini diakibatkan stres tubuh karena berpindah dari lingkungan dingin ke area outdoor yang panas. Ketidakmampuan tubuh mentolerir suhu panas itu juga bisa meningkatkan kasus kematian akibat cuaca panas.

3. Mudah terserang penyakit & sering capek
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang selalu bekerja dalam ruangan ber-AC memiliki kemungkinan untuk mengalami sakit kepala kronis dan rasa lelah yang terus menerus terjadi. Mereka yang bekerja di dalam gedung terus menerus terkena udara dingin sehingga mungkin alami iritasi membran mukosa dan kesulitan bernapas. Hal itu membuat Anda lebih mudah terserang terhadap pilek, flu dan penyakit lainnya.

4. Masalah Pernapasan
Walau AC mobil dapat membuat Anda tetap merasa sejuk saat harus bermacet-macetan di siang hari, namun penggunaan AC secara berkala bisa mengedarkan kuman serta mikro-organisme yang menyebabkan masalah pernapasan. AC juga diketahui bisa dapat menyebarkan penyakit pernapasan Legionnaire (suatu infeksi saluran pernafasan akut yang disebabkan oleh bakteri Legionella Pneumophilia yang bisa menyebabkan serangkaian penyakit mulai dari batuk ringan dan demam sampai pneumonia.)

5. Kondisi penyakit semakin kritis
Pendingin udara dengan terpusat diketahui dapat membuat penyakit yang sudah diderita menjadi lebih parah. AC membuat proses 'merasakan' sakit menjadi lebih sulit dan hal ini berbahaya bagi mereka yang mengalami sakit. Selain itu, AC juga dipercaya dapat meningkatkan gejala tekanan darah rendah, rematik dan neuritis.

Penggunaan AC sebenarnya tidak menyebabkan dampak yang negatif bagi kita. namun jika penggunaanya sudah dapat menyejukan anda, cobalah untuk matikan AC apabila tidak digunakan lagi. Karena selain hemat energi, kita secara tidak langsung menolong bumi dari Global Warming karena zat CFC dari AC.

(Dikutip dari berbagai sumber)