Diet Kaya Antioksidan dan Nutrisi Cegah Pikun

29 September 2009 Artikel Kesehatan


Menurut peneliti, peradangan kronis bisa memicu berbagai penyakit. Peradangan ini disebabkan oleh sistem imun yang mulai menyerang tubuh. Belum diketahui
penyebab pastinya, tetapi proses penyerangan ini mengakibatkan kerusakan jaringan-jaringan tubuh. Jaringan yang rusak selanjutnya akan melepaskan zat kimia yang menyebabkan peradangan. Akan tetapi, peradangan ini tidak menimbulkan rasa sakit di tahap awal sehingga sulit dideteksi. Namun dalam hitungan tahun radang diam-diam akan menjadi kronis dan selanjutnya muncul dalam bentuk gejala-gejala radang sendi atau gangguan kesehatan lainnya.

Untuk mencegah hal ini, para peneliti mengembangkan diet yang bisa menghindarkan Anda dari peradangan. Diet ini didasarkan pada makanan kunci seperti oily fish (salmon, mackerel), buah dan sayuran, kacang polong dan rempah-rempah atau bumbu.

Menurut peneliti, nutrisi tertentu seperi asam lemak omega-3 pada ikan dan komponen di dalam rempah-rempah mengandung antiperadangan."Nutrisi-nutrisi ini mengurangi produksi zat kimia yang memicu proses peradangan," tutur salah seorang peneliti, Professor Calder, seperti dikuti situs dailymail.

Sedang antioksidan di dalam buah dan sayuran membantu melawan aktivitas radikal bebas yang merusak sel-sel sehat dan memperburuk kerusakan di area yang telah
mengalami peradangan. Sementara bahan tambahan lainnya, seperti rempah-rempah dan bawang putih, berfungsi mengurangi peradangan.

Diet antiperadangan juga menganjurkan pembatasan asupan makanan penyebab peradangan seperti lemak trans (lemak buatan) dan lemak jenuh (terdapat pada daging merah dan produk susu), makanan olahan dan karbohidrat sederhana seperti roti putih dan gula. Pendeknya semua makanan yang memproduksi radikal bebas dan menyebabkan peningkatan kadar gula darah merupakan pemicu peradangan.

Diet ini, menurut peneliti, berfungsi ganda sebagai pencegahan penyakit dan mengurangi gejala-gejala penyakit kronis."Diet ini bukan penyembuhan tunggal. Tetapi merupakan satu faktor, bersamaan dengan faktor genetik dan gaya hidup yang bisa membantu mencegah dan meringankan gejala," terang Calder.

Makanan yang dianjurkan

Calder menganjurkan makanan yang kaya antioksidan dan nutrisi yang memiliki antiperadangan. Berikut beberapa diantaranya:

Buah-buahan segar yang berwarna cerahWhole grain, seperti beras merahKacang polongProduk kedelai, seperti tahu dan susu kedelaiCokelat gelap (dark chocolate)Bawang putih, kunyit, jaheKulit anggur dan anggur merahJus delimaOily fish dan kenari juga kaya asam lemak omega-3 yang berperan penting dalam mengurangi peradangan.Kurangi asupan daging merah dan makanan sederhana termasuk pasta dan beras putih, yang bisa memicu peradangan. (OL-08)
sumber: mediaindonesia.com/mediahidupsehat