Dengan Mentimun, Penyakit Darah Tinggi Bisa Diobati

24 Oktober 2018 Artikel Kesehatan


Darah tinggi atau lebih dikenal dengan hipertensi adalah penyakit yang dapat menyerang siapa saja, baik itu tua atau pun muda. Yang paling membahayakan dari penyakit ini adalah tidak ada gejala yang terlihat dengan jelas. Biasanya penderita sudah tahu kalau terkena hipertensi dan sudah dalam keadaan akut, serta sulit untuk disembuhkan. Ada kabar yang menggembirakan bagi Anda penderita darah tinggi, karena ternyata mentimun dapat mengobati dan mengurangi risiko tekanan darah tinggi.

Darah tinggi adalah kondisi akut di mana tekanan darah pada pembuluh darah yang bersih (dinding arteri) mengalami peningkatan. Banyak yang menyebut penyakit ini sebagai pembunuh yang diam-diam atau "silent killer", karena tidak ada tanda-tanda yang jelas. Orang yang menderita tekanan darah tinggi biasanya tekanan sisitolik pada tensimeter menunjukkan angka 140 mmHg, sedangkan tekanan diastolik menunjukkan angka diatas 90 mmHg. Bahkan untuk lansia angka tekanan sistolik bisa mencapai 160 mmHg dan diastolik mencapai sekitar 90 mmHg.

Jika Anda, saudara atau kerabat yang menderita tekanan darah tinggi, jangan khawatir, karena masih ada cara yang alami untuk untuk mengatasinya, yaitu menggunakan mentimun.

Berdasarkan panduan dari Departemen Kesehatan negara Amerika Serikat, mengatakan bahwa makanan dengan kadar kalium yang tinggi, begitu juga dengan kandungan magnesium dan serat ternyata dapat mengurangi tekanan darah. Dengan kombinasi diet yang sehat, maka makanan kaya akan kalium, serat dan magnesium dapat menurunkan angka tekanan darah sistolik sampai 5 poin, dan tekanan darah diastolik pada angka 3,5 poin.

Mentimun ternyata tidak hanya mengandung ketiga nutrisi itu saja, tetapi juga nutrisi lainnya, seperti vitamin A, vitamin C, vitamin K, asam caffeic, asam folat. Sedangkan vitamin C pada mentimun bekerja sebagai antioksidan yang kuat sehingga mampu untuk menurunkan tekanan darah.

Ini adalah salah satu cara menurunkan tekanan darah tinggi tanpa obat.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)