Dengan Makanan dan Minuman Ini Sakit Kepala Dapat Diatasi

5 Desember 2017 Artikel Kesehatan


Sakit kepala dapat menyerang siapa saja dimana saja dan kapan saja. Kebanyakan sakit kepala ini akan dapat hilang dengan sendirinya, Namun jika tidak cepat diatasi sakit ini bisa berkembang menjadi sakit kepala kronis, dimana seseorang harus sampai mengonsumsi obat-obatan tertentu dan memperlakukan dirinya sangat istimewa. Mengusir sakit kepala terkadang memang tidak cukup hanya dengan istirahat saja, sebagian orang membutuhkan pereda nyeri agar aktivitasnya tidak terganggu. Namun apabila terus menerus mengonsumsi obat kimia, yang dikhawatirkan adalah ketika fungsi ginjal terganggu. Oleh sebab itu tak sedikit orang yang berusaha mencari pengobatan alternatifnya.

Berikut beberapa cara mengatasi sakit kepala dengan memanfaatkan makanan dan minuman:
1. Sakit kepala karena pilek atau flu

Ketika Anda sakit pilek atau flu, tubuh Anda kehilangan garam dan air yang dibutuhkan. Anda jadi mudah sekali mengalami dehidrasi. Dehidrasi ini merupakan salah satu pemicu utama sakit kepala. Untuk mengatasinya, cukupi kebutuhan air minum, atau bisa didapatkan dari buah-buahan kaya air seperti jeruk, semangka, melon, nanas, strawberry, dan lain sebagainya. Yang terpenting, jaga tubuh agar tidak dehidrasi.

2. Mengatasi migrain
Migrain adalah jenis sakit kepala yang membuat orang merasa sangat sakit di satu sisi kepala saja. Menyebabkan sensitif pada cahaya, rasa lemas, mual hingga muntah. Penelitian menunjukkan bahwa vitamin B2 atau riboflavin dapat membantu mengurangi migrain hingga 48%. Riboflavin ini meningkatkan metabolisme energi ke otak dan sel-sel otot yang melindungi serta mempertahankan energi. Anda bisa mengonsumsi riboflavin ini dari jamur, quinoa, asparagus, bahkan susu rendah lemak.

3. Minum teh herbal untuk meredakan sakit kepala
Selama berabad-abad, ligusticum telah menjadi obat tradisional China untuk mengatasi penyakit migrain yang menyakitkan. Dosis yang diberikan adalah 350mg-499 mg per hari. Dapat diseduh sebagai teh, dan dikonsumsi dua atau tiga kali sehari.

4. Mengatasi sakit kepala hormonal
Sakit kepala hormonal biasanya terjadi di satu sisi, mirip seperti migrain. Estrogen yang diduga menjadi alasan mengapa wanita seringkali menderita sakit kepala seperti ini. Umumnya, sakit kepala jenis ini meningkat saat haid datang. Mengatasinya, Anda bisa mengonsumsi magnesium, yang fungsinya menenangkan syaraf. Anda bisa mendapatkannya lewat lobal, bayam, kuaci bunga matahari dan lain sebagainya.

5. Mengatasi sakit kepala akibat ketegangan
Jika Anda terlalu stres dan tegang, maka sakit kepala akan menyerang. Rasanya seperti kepala sedang diremas-remas, dan rasa tegangnya mencapai baju serta punggung. CoenzymeQ10 yang merupakan sumber utama produksi energi di dalam tubuh yang penting untuk kesehatan pembuluh darah. Sebagai antioksidan yang kuat, ia akan mendukung mitokondria dan mencegah sakit kepala. Anda bisa memperolehnya dari tuna, mackerel, kembang kol, brokoli, dan lain sebagainya.

Selain itu, ada juga teh jahe, jahe memiliki sifat anti-peradangan dan anti-histamin juga berguna untuk memerangi sakit kepala. Masaklah jahe tersebut atau kombinasikan dengan minuman lain seperti teh.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)