Demensia pada Usia Remaja, Kenapa?

22 Agustus 2013 Artikel Kesehatan


Penyakit lupa atau demensia merupakan penyakit degeneratif akibat kematian sel-sel otak dan umumnya menyebabkan kemunduran fungsi intelektual atau kognitif yang meliputi kemunduran daya mengingat dan proses berpikir umumnya terjadi pada orang lanjut usia di atas 65 tahun. Demensia terjadi karena kerusakan bagian-bagian otak yang berhubungan dengan fungsi mengingat. Namun demensia juga bisa terjadi lebih dini karena faktor-faktor tertentu.

Para peneliti asal Swedia yang mengidentifikasi ada sembilan faktor risiko yang berhubungan dengan demensia dini. Mereka mengatakan, faktor-faktor tersebut bahkan kebanyakan bisa terjadi diusia remaja. Meskipun beberapa diantaranya bisa dicegah atau diobati.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Internal Medicine ini menemukan sembilan faktor pemicu demensia dini yaitu:

  1. Keracunan alkohol,
  2. Stroke,
  3. Penggunaan obat-obat antipsikotik,
  4. Depresi,
  5. Kecanduan narkoba,
  6. Keturunan yang memiliki demensia,
  7. Fungsi mental yang kurang baik,
  8. Bertubuh pendek, dan
  9. Memiliki tekanan darah tinggi.


Dan tahukah Anda, kalau alkohol merupakan faktor terpenting yang ditemukan dalam studi ini. Sementara itu, faktor keturunan merupakan faktor yang paling kecil mempengaruhi demensia dini.

Secara keseluruhan, faktor-faktor tersebut mempengaruhi 68 persen kasus demensia dini. Dan pria yang memiliki paling tidak dua faktor risiko, 20 persen lebih mungkin mengalami demensia.

Studi tersebut mengatakan, demensia diperkirakan terjadi pada 35 juta orang di seluruh dunia dan akan mengalami peningkatan tajam di tahun 2050.

Wah, yuk kita hidup sehat dan hindari faktor-faktor penyebab demensia.

(Dikutip dari berbagai sumber)