Daripada Angioplasty Lebih Baik Olahraga

11 September 2009 Artikel Kesehatan


Hasil beberapa studi menunjukkan, pasien penderita jantung mempunyai banyak keuntungan dengan melakukan olah raga dan beberapa pasien telah menujukkan hasil bahwa olah raga itu lebih baik daripada mereka melakukan prosedur operasi.

Sejumlah ahli, seperti dikutip AP, menyebutkan, para dokter harus fokus menganjurkan pasien mereka untuk melakukan olah raga daripada hanya melakukan angioplasty, pengobatan utama bagi mereka yang menderita serangan jantung atau harus masuk rumah sakit karena gejala yang memburuk.

Pada umumnya, dilakukan dengan cara non-emergensi dasar untuk membebaskan rasa sakit pada dada pasien yang disebabkan pembekuan pada pembuluh darah yang menghentikan suplai darah ke jantung.

"Sangat sulit meyakinkan mereka untuk melakukan olah raga daripada angioplasty, meski hal itu lebih baik," kata Rainer Hambrecht dari Klinikum Links der Weser di Bemen, Jerman.

Hambrecht mempublikasikan sebuah hasil studi tahun 2004 yang menyebutkan telah ditemukan hampir 90 persen pasien penderita jantung yang mengendarai sepeda secara reguler bebas dari masalah jantung selama satu tahun setelah mereka mulai melakukan olah raga secara teratur.

Sementara sejumlah pasien yang melakukan angioplasty, hanya 70 persen yang bebas masalah penyakit jantung dalam satu tahun.

Riset awal telah mengestimasikan bahwa sepertiga penyakit jantung dan stroke dapat dicegah jika pasien melakukan selama dua setengah jam jalan cepat setiap minggunya.

Selain itu, dokter mengizinkan dan meyakinkan para pasiennya untuk melakukan olah raga daripada hanya melakukan angioplasty, yang dapat memakan waktu kurang dari sehari, tapi akan berakibat buruk.

sumber: KOMPAS.com