Dampak Buruk dari Minuman Bersoda Dapat Menggangu Kinerja Otak Loh!

31 Maret 2014 Artikel Kesehatan


Banyak orang menyukai minuman ringan karena rasanya yang enak dan cukup menyegarkan. Meski tak banyak orang yang tahu, minuman bersoda juga membuat kecanduan. Untuk itu, ada alasan bagus mengapa kita harus berhenti minum soda.minuman bersoda. Mungkin sekarang banyak yang tidak peduli terhadap dampak dari minuman ini. Padahal, selain membuat orang ketagihan, minuman bersoda ini juga memiliki efek buruk.

Soda adalah salah satu jenis minuman yang banyak kita temui di rumah makan atau swalayan. Minuman yang satu ini memang cukup digemari meski faktanya minuman ini tak menyehatkan. Minum soda adalah pilihan Anda. Namun sebaiknya pikir-pikir dulu untuk meminumnya.

Di bawah ini beberapa dampak buruk dari minuman bersoda:

Mengganggu Kinerja Otak

Kafein dalam soda jumlahnya mirip dengan teh dan kopi. Namun jika Anda terlalu sering mengonsumsi minuman ini, maka ada potensi kecanduan yang bisa menyebabkan masalah pada kinerja otak Anda. Salah satunya adalah susah konsentrasi, susah tidur hingga alzheimer. Mau membatasi minum soda atau tidak, semua ada di tangan Anda. Yang pasti, jangan sampai Anda sakit hanya karena kesenangan hari ini. Perhatikan apa yang Anda minum dan makan.

Memberatkan Kerja Ginjal

Sebuah penelitian terkini dari Osaka University mengatakan bahwa minum soda bisa menyebabkan kerusakan ginjal, bahkan gagal ginjal. Ini karena peningkatan jumlah protein pada urine akibat kelebihan fruktosa. Terjadilah proteinuria yang menandakan adanya masalah pada ginjal Anda.

Mempercepat Tulang Keropos

Anda bisa mencobanya lewat berkumur dengan soda. Anda akan merasakan gigi jadi lebih kesat. Hal ini karena memang pada dasarnya soda mengandung asam fosfat yang bahkan bahan asam fosfat ini bisa meleburkan paku dalam 4 hari.

Meningkatkan Resiko Diabetes

Kandungan gula dalam soda sangat besar. Orang-orang di Amerika dan Inggris mengalami peningkatan jumlah obesitas karena seringnya penggunaan soda dalam paket makanan yang dijual di sana. Jika kandungan gula begitu tinggi, Anda bisa mengalami penyakit alzheimer hingga diabetes, berapapun usia Anda.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari berbagai sumber)