Dampak Buruk dari Dehidrasi Ringan

13 Maret 2012 Artikel Kesehatan


Menjaga kecukupan air dalam tubuh, bukan hanya sekedar seruan belaka. Bagi Anda yang kerap menahan rasa haus, sebaiknya Anda menghilangkan kebiasaan tersebut.

Pasalnya, dalam sebuah penelitian di America's University Connecticut, menyebutkan bahwa dehidrasi ringan bisa memengaruhi suasana hati, level energi, dan kemampuan seseorang untuk berpikir jernih.

"Kekurangan 1,5 persen kandungan air dalam tubuh saja bisa membahayakan mood, terutama bagi perempuan yang lebih rentan terhadap efek dehidrasi," kata Harris Lieberman, salah satu peneliti. Dehidrasi ringan dari kegiatan fisik, baik berjalan kaki selama 40 menit, bahkan duduk tanpa asupan air bisa memberi efek buruk yang sama. Rasa haus memang baru terjadi setelah tubuh kekurangan air sekitar 1-2 persen. Namun, ketika sudah mencapai titik tersebut, sebenarnya tanpa disadari dehidrasi sudah memengaruhi performa tubuh dan pikiran.

Dehidrasi ringan bagi perempuan bisa menyebabkan kelelahan, kepala pusing, hingga kesulitan konsentrasi. Sementara bagi pria, dehidrasi ringan akan membuat beberapa kesulitan dalam menjalani tugas-tugas yang berhubungan dengan mental, khususnya pada area disiplin dan memori, serta rentan mengalami kelelahan, ketegangan, dan kekhawatiran.

Demi menjaga asupan air dalam tubuh, para ahli merekomendasikan untuk mengkonsumsi air kurang lebih 2 liter per hari. Sertakan pula ragam buah yang memiliki banyak kandungan air.

Sumber: mediaindonesia.com