Cuaca Cerah Kurangi Keampuhan Obat

14 Maret 2011 Artikel Kesehatan


Efektivitas sebuah obat ternyata bisa menyusut saat cuaca cerah, begitulah hasil temuan studi terbaru yang digelar ilmuwan Swedia. Dituturkan, tambahan vitamin D yang diproduksi secara alami oleh tubuh saat musim panas mampu mempercepat kemampuan tubuh untuk memecah obat-obatan.

Temuan yang didasarkan dari studi terhadap 6.000 orang menunjukkan bahwa dokter perlu mengurangi dosis beberapa obat saat musim dingin dan meningkatkannya saat musim panas ketika matahari bersinat terik.

Para peneliti mengatakan temuan itu bisa berimplikasi pada separuh obat yang diresepkan, tapi pasien juga diperingatkan untuk tidak langsung mengubah dosis sendiri tanpa konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Penelitian dilakukan dengan mengamati 70 ribu sampel darah dari pasien transplantasi organ yang meminum salah satu dari tiga obat di Stockholm, Swedia selama lebih dari 10 tahun.

Diketahui tingkat vitamin D tertinggi dicapai pada bulan-bulan musim panas dan pada saat yang sama kemampuan dua obat immun hanya memiliki kemampuan sebesar 7 dan 17 persen.

Para peneliti percaya bahwa vitamin D meningkatkan jumlah zat kimia yang dihasilkan oleh hati dan terlibat dalam proses penguraian obat.

Dr Erik Eliasson, pelaksana penelitian di Institut Karolinska, mengatakan bahan kimia yakni sebuah enzim yang dikenal sebagai CYP3A4 terlibat dalam metabolisme hampir separuh dari semua obat yang ada. "Penelitian lebih lanjut akan diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan ini, tetapi CYP3A4 memang dianggap enzim yang paling penting dalam metabolisme obat dalam tubuh dan hasilnya mungkin akan memiliki pengaruh penting bagi banyak obat," katanya sperti ditulis dalam Daily Mail, Kamis (10/3).

Sumber: mediaindonesia.com