Cegah Obesitas, Tanamkan Hidup Sehat Sejak Dini!

10 Februari 2010 Artikel Kesehatan


Orangtua sebaiknya mewaspadai ancaman kegemukan (obesitas) pada anak-anak mereka. Jika pola konsumsi makanan anak tidak dikontrol, bukan hanya mengganggu penampilan, di usia dewasa besar kemungkinan anak-anak tersebut akan menderita penyakit jantung koroner.

Penelitian menunjukkan, sekitar 30-40 persen anak penderita obesitas juga akan menjelma menjadi orang dewasa yang obesitas. Oleh karena itu, orangtua perlu menanamkan kebiasaan sehat pada anak sedini mungkin.

Kebiasaan sehat yang dianjurkan antara lain makan bersama, tidur cukup, dan menonton tv kurang dari dua jam setiap hari. "Anak usia empat tahun yang diajarkan kebiasaan sehat oleh orangtuanya risikonya 40 persen lebih rendah untuk obesitas," kata Sarah Anderson dari Ohio State University di Columbus, AS, dalam jurnal Pediatric.

Anderson menambahkan, sampai saat ini para ahli belum menemukan cara untuk menyembuhkan obesitas pada anak, karena itu yang lebih bijak adalah mencegahnya.

Mengontrol pola makan anak bila dilakukan lewat kebiasaan makan bersama. Kegiatan makan bersama di meja makan bukan sekadar untuk mengisi perut yang lapar, tapi juga ajang bagi orangtua untuk memberi pengajaran tentang gizi dan disiplin. Manfaat lainnya adalah menambah ikatan antara orangtua dan anak.

Cara lain untuk menanggulangi obesitas adalah dengan latihan jasmani. Anak yang kurang melakukan aktivitas fisik tentu cenderung menjadi gemuk jika makannya berlebih. Kegiatan menonton tv berjam-jam bisa dikurangi dan menggantinya dengan aktivitas fsik.

Orangtua sebaiknya memperkenalkan berbagai aktivitas fisik yang menyenangkan, seperti bermain sepeda, berenang dan sebagainya. Latihan jasmani pada anak akan dapat meningkatkan daya tahan aerobik, kekuatan otot dan densitas tulang. Anak-anak juga akan lebih cekatan dan tidak malas dibanding anak-anak yang keseringan duduk di depan tv.

Penulis: AN/Editor: acandra

Sumber: healthdaynews (kompas.com)