Cara Memilih Kue Lebaran yang Layak Konsumsi

7 Juni 2019 Artikel Kesehatan


Lebaran identik dengan aneka makanan, snack dan tentunya kue-kue. Sudah menjadi kebiasaan untuk selalu menyediakan aneka kue di hari lebaran. Jauh-jauh hari sebelum lebaran tiba, pusat-pusat perbelanjaan sudah mulai banyak memajang aneka kue dengan aneka kemasan maupun warna yang begitu menarik. Tidak jarang, kue-kue tersebut dibuat dengan menggunakan bahan-bahan yang kurang sehat dan aman untuk kesehatan. Jika Anda mulai berbelanja kue untuk Lebaran, saat ini banyak pilihan tempat berbelanja. Sebab, kue Lebaran semakin marak dijual di mana-mana menjelang Idul Fitri. Namun tidak menutup kemungkinan di antara kue-kue tersebut ada yang tidak layak dikonsumsi atau rusak.

Berikut cara memilih kue agar tidak keliru memilih kue rusak atau tak layak konsumsi:
1. Rasa
Kue Lebaran yang baik memiliki rasa garing atau renyah, enak dan tidak pahit. Jika kue tersebut lembek dan kurang garing maka kue tersebut tidak layak dikonsumsi. Kue Lebaran yang layak dikonsumsi adalah kue yang masih berbau wangi. Jika kue tersebut tercium agak bau maka kue tersebut tidak layak dikonsumsi.

2. Kemasan
Kue Lebaran yang layak dikonsumsi masih memiliki kemasan yang bagus, tidak kusam dan bersih. Sebaliknya, kue Lebaran dengan kemasan yang kotor dan rusak tidak layak dikonsumsi karena dinilai kue di dalam kemasan tersebut rusak.

3. Warna
Warna adalah salah satu faktor yang dapat menentukan apakah kue itu masih bagus atau tidak untuk dikonsumsi. Kue Lebaran yang berwarna kuning keemasan atau kecoklatan dan tidak pucat adalah kue yang baik untuk dikonsumsi. Jika warna kue memudar atau pucat seperti hampir warna putih maka kue tersebut tidak layak dikonsumsi karena sudah lama atau kedaluwarsa.

Semoga bermanfaat.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)

Tags