Berjemur Dibawah Sinar Matahari Pagi, Ini Manfaatnya!

30 Mei 2013 Artikel Kesehatan


Sinar matahari merupakan salah satu karunia yang sangat dibutuhkan bagi kehidupan manusia di muka bumi. Matahari menjaga agar bumi tetap hangat dan mencegah dunia dari kebekuan. Berjemur di terik matahari memiliki banyak manfaat untuk menyuplai vitamin D yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, dengan mengubah provitamin D menjadi vitamin D yang ada di bawah kulit.

Sekarang ini kegiatan berjemur di terik matahari pagi terasa kurang populer karena kebanyakan orang jaman sekarang terutama di kalangan perkotaan terlalu sibuk dengan kegiatan di dalam ruangan. Waktu yang tepat mendapatkan sinar matahari langsung adalah pada pagi atau sore hari, yakni selama 5 hingga 10 menit.

Manfaat dari berjemur matahari antara lain:

1.Mampu memperlancar pernapasan. Setelah berjemur di matahari, produksi glikogen dalam hati dan otot akan meningkat begitu juga dengan darah yang tugasnya menyalurkan oksigen ke seluruh jaringan dalam tubuh.

2.Dapat meningkatkan sistem kekebalan dalam tubuh. Sinar matahari dapat meningkatkan limfosit yaitu sel darah putih yang mampu menyerang penyakit. Sekaligus juga dapat meningkatkan antibodi dalam tubuh, sehingga tubuh menjadi lebih berenergi.

3.Dapat membantu pembentukan serta perbaikan pada tulang. Pro vitamin D yang ada di dalam tubuh jika terkena sinar matahari akan dimasak dan berubah menjadi vitamin D, kemudian penyerapan kalsium pun ikut meningkat. Kalsium dan vitamin D bersama-sama melakukan pembentukan dan perbaikan tulang yang rusak.

4.Dapat dijadikan sebagai penyembuh infeksi serta mampu membunuh bakteri. Sinar matahari dapat mencegah TBC, keracunan darah, peritonitis, mumps, asma erysipelas dan pneumonia dengan melumpuhkan bakteri penyebab penyakit, jamur serta virus.

5.Dapat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh. Dengan terkenanya sinar matahari ke tubuh kita, maka akan memudahkan proses penyerapan glukosa masuk ke dalam sel tubuh kemudian gula darah diubah menjadi gula oleh rangsangan tubuh. Lalu gula (glycogen) disimpan pada hati dan otot.

Meskipun memiliki berbagai macam manfaat bagi tubuh, namun para ahli mengingatkan bahwa paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan mata, melanoma, dan kanker kulit. Jadi pastikan memilih waktu yang tepat untuk mendapatkan paparan sinar matahari serta melindungi kulit dengan mengenakan topi, pakaian yang tepat, atau menggunakan sun screen.

(Dikutip dari berbagai sumber)