Benarkah Tidur Ngorok Awal dari Stroke?

19 September 2019 Artikel Kesehatan


Mendengkur atau ngorok cukup sering dijumpai dan untuk sebagian orang memang merupakan masalah yang tidak mudah diatasi. Suara yang timbul pada waktu mendengkur disebabkan karena vibrasi atau getaran jaringan saluran napas yang dilewati aliran udara. Gangguan aliran napas dapat terjadi pada hidung yaitu adanya penyempitan pada hidung, mungkin akibat kelainan anatomi atau ada cedera, menimbulkan suara seperti bersiul. Mendengkur mungkin hal yang biasa. Namun, tahukah Anda, mendengkur bisa jadi pertanda awal penyakit stroke? Benarkah demikian?

dr Frandy Susatia SpS, spesialis syaraf dari RS Siloam Kebon Jeruk mengatakan, ketika seseorang mendengkur, sebaiknya tidak boleh dibiarkan begitu saja. Mendengkur merupakan pertanda dari hipertensi, jantung, reduksi aliran darah, inflamasi, alterasi autoregulasi, gangguan fungsi endotelial, hiperkoagulabilitas, inflamasi dan paradoksikal emboli pada pasien. Ini menjadi pemicu stroke.

Mendengkur sendiri umumnya terjadi karena penyempitan saluran napas. Kondisi ini kemudian menyumbat saluran sehingga tidak ada udara yang mengalir. Mendengkur ini juga harus diperhatikan, karena bisa juga jadi tanda-tanda stroke. Mendengkur biasanya dialami oleh penderita obesitas. Pasalnya, berat badan mampu menghimpun lemak di bagian tenggorokan yang merupakan saluran pernapasan.

Oleh karenanya, untuk mencegah terjadinya stroke akibat faktor risiko tersebut, cara paling tepat adalah berolahraga dan mengonsumsi makanan sehat. Sayuran yang warnanya hijau itu baik dikonsumsi dan juga harus menghindari 3 G, yaitu garam, gula, dan MSG (monosodium glutamate).

Semoga bermanfaat

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)