Batasi Asupan Gula untuk Anak

25 Agustus 2009 Artikel Kesehatan


Gula dibutuhkan anak-anak dalam jumlah sesuai agar dapat melakukan aktivitas. Sebaliknya, asupan gula berlebih dapat berbahaya bagi tumbuhkembang anak.

Asupan gula berlebih dapat menurunkan kemampuan sel darah putih dalam 5 jam pertama setelah dikonsumsi sehingga menurunkan daya tahan tubuh anak terhadap infeksi virus dan bakteri.

Gula juga menstimulasi lipoprotein lipase (LPL) di tubuh sehingga meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyimpan cadangan lemak lebih banyak. Jika keadaan itu terus berlangsung dapat mengakibatkan obesitas.

Selain itu, gula sangat erat kaitannya dengan penyakit diabetes, jantung dan kesulitan belajar pada anak ditambah dengan masalah gigi.

The Baylor College of Medicine memberikan beberapa saran yang dapat dilakukan orangtua dalam membatasi kandungan gula dalam makanan, antara lain:
Saat membuat kue, kurangi gula yang Anda gunakan hingga hanya 2/3 dari resep yang disarankan.Untuk menambah rasa manis pada kue atau makanan lain yang dipanggang, gunakan buah yang dikeringkan dibandingkan coklat atau toping yang manis.Sajikan bagel untuk sarapan, dibandingkan muffin atau donat.Berikan jus buah yang segar tanpa pemanis dibandingkan soda atau minuman dengan tambahan gula lainnya.Siasati agar anak hanya dapat makan permen untuk acara khusus. Usahakan untuk memberi anak permen satu atau dua kali per minggu. (healthday/ri)Sumber: Republika Online (republika.co.id)