Banyak Duduk Picu Diabetes bagi Wanita

8 Mei 2012 Artikel Kesehatan


Studi yang dilakukan Thomas Yates dari Universitas Leicester Inggris menunjukkan, terlalu banyak duduk pada wanita meningkat risiko terkena diabetes melitus tipe 2 atau diabetes akibat gaya hidup. Karena itu, mulai kurangi duduk Anda dengan menyelinginya dengan kegiatan-kegiatan kecil tanpa mengganggu pekerjaan.

Penelitian Thomas Yates dan rekan itu didasarkan atas analisa data 500 warga Inggris yang melakukan deteksi dini diabetes melitus. Setiap responden diperiksa darahnya dan diminta melaporkan lama mereka duduk selama tujuh hari terakhir. Peserta tes wanita rata-rata melaporkan duduk selama lima jam per hari, sedangkan responden pria duduk enam jam per hari.

Hasilnya, makin lama duduk pada perempuan akan meningkatkan resistensi insulin dan peradangan kronik. Resistensi insulin terjadi ketika hormon insulin alami kurang efektif menurunkan kadar gula darah. Sedangkan peradangan kronik dipicu oleh pelepasan zat-zat dalam lemak tubuh yang menganggu proses metabolisme tubuh.

Bahkan, para peneliti seperti dikutip My Health News Daily, Rabu (4/5/2012) mengatakan peningkatan risiko diabetes itu juga terjadi pada wanita dengan aktivitas fisik menengah dan tinggi akibat duduk terlalu lama. Meski demikian, gejala diabetes yang muncul pada kelompok wanita ini masih dalam tahap awal.

Karena itu, bagi Anda yang tipe pekerjaannya terlalu banyak duduk, sudah saatnya mengurangi lama duduk dengan melakukan kegiatan-kegiatan ringan tanpa mengganggu pekerjaan.

Beberapa cara praktis mengurangi duduk antara lain:
  • Bangun dari kursi Anda untuk bertanya-tanya perihal pekerjaan dengan rekan sekantor Anda walau sebenarnya Anda dapat melakukannya melalui telepon atau berkirim surat elektronik
  • Ambil minum atau buat kopi di saat jeda (coffe-break), jika memungkinkan jangan langsung duduk kembali tetapi berjalan-jalan di sekitar meja Anda
  • Atur alarm yang menandakan Anda harus berjalan-jalan sesaat, kecuali Anda sedang presentasi atau melakukan kunjungan kerja
  • Kurangi naik lift dan ganti dengan naik tangga. Ini memang membutuhkan waktu agak alam dan sedikit energi ekstra, tapi tubuh Anda menjadi aktif.
  • Setelah pulang bekerja, rencanakan untuk melakukan hal-hal yang lebih aktif, seperti berjalan-jalan di taman atau mal serta olahraga ringan. Ini jauh lebih baik dibanding sekedar menonton televisi atau sekedar duduk-duduk saja di kafe.

Sumber: kompas.com