Bahaya Penyalahgunaan Narkoba bagi Tubuh Manusia

28 Februari 2014 Artikel Kesehatan


Banyak generasi muda yang sudah hancur oleh barang haram yang bernama Narkoba. Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain "narkoba", istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah Napza yang merupakan singkatan dari Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif.

Semua istilah ini, baik "narkoba" atau napza, mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai risiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah di luar batas dosis. Narkoba memang sudah menjadi momok yang menakutkan bagi masyarakat. Berbagai kampanye anti narkoba dan penanggulangan terhadap orang-orang yang ingin sembuh dari ketergantungan narkoba semakin banyak didengung-dengungkan. Sebab, penyalahgunaan narkoba bisa membahayakan bagi keluarga, masyarakat, dan masa depan bangsa.

Penyebaran Narkoba

Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah. Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk.

Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, ormas, pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela. Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba. Hingga kini penyebaran narkoba sudah hampir tak bisa dicegah.

Mengingat hampir seluruh penduduk dunia dapat dengan mudah mendapat narkoba dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Misalnya saja dari bandar narkoba yang senang mencari mangsa didaerah sekolah, diskotik, tempat pelacuran, dan tempat-tempat perkumpulan genk. Tentu saja hal ini bisa membuat para orang tua, ormas, pemerintah khawatir akan penyebaran narkoba yang begitu meraja rela. Upaya pemberantas narkoba pun sudah sering dilakukan, namun masih sedikit kemungkinan untuk menghindarkan narkoba dari kalangan remaja maupun dewasa, bahkan anak-anak usia SD dan SMP pun banyak yang terjerumus narkoba. Hingga saat ini upaya yang paling efektif untuk mencegah penyalahgunaan Narkoba pada anak-anak yaitu dari pendidikan keluarga. Orang tua diharapkan dapat mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi Narkoba.

Secara umum semua jenis narkoba jika disalahgunakan akan memberikan beberapa dampak sebagai berikut:

  • Pemakai akan tertidur atau tidak sadarkan diri.
  • Depresan
  • Pemakai akan berhalusinasi (melihat sesuatu yang sebenarnya tidak ada).
  • Stimulan
  • Mempercepat kerja organ tubuh seperti jantung dan otak sehingga pemakai merasa lebih bertenaga untuk sementara waktu. Karena organ tubuh terus dipaksa bekerja di luar batas normal, lama-lama saraf-sarafnya akan rusak dan bisa mengakibatkan kematian.
  • Adiktif
  • Pemakai akan merasa ketagihan sehingga akan melakukan berbagai cara agar terus bisa mengonsumsinya. Jika pemakai tidak bisa mendapatkannya, tubuhnya akan ada pada kondisi kritis (sakaw).


Adapun bahaya narkoba berdasarkan jenisnya adalah sebagai berikut:

Ganja

  1. Menyebabkan Mata Sembab
  2. Kantung mata terlihat bengkak, merah, dan berair
  3. Sering melamun
  4. Pendengaran terganggu
  5. Selalu tertawa
  6. Terkadang cepat marah
  7. Tidak bergairah
  8. Gelisah
  9. Dehidrasi
  10. Tulang gigi keropos
  11. Liver
  12. Saraf otak dan saraf mata rusak
  13. Skizofrenia


Ectasy

  1. Enerjik tapi matanya sayu dan wajahnya pucat,
  2. Berkeringat
  3. Sulit tidur
  4. Kerusakan saraf otak
  5. Dehidrasi
  6. Gangguan liver
  7. Tulang dan gigi keropos
  8. Tidak nafsu makan
  9. Saraf mata rusak


Kokain

  1. Denyut jantung bertambah cepat
  2. Gelisah
  3. Rasa gembira berlebihan
  4. Rasa harga diri meningkat
  5. Banyak bicara
  6. Kejang-kejang
  7. Pupil mata melebar
  8. Berkeringat dingin
  9. Mual hingga muntah
  10. Mudah berkelahi
  11. Pendarahan pada otak
  12. Penyumbatan pembuluh darah
  13. Pergerakan mata tidak terkendali
  14. Kekakuan otot leher


Shabu-shabu:

  1. Enerjik
  2. Paranoid
  3. Sulit tidur
  4. Sulit berfikir
  5. Kerusakan saraf otak, terutama saraf pengendali pernafasan hingga merasa sesak nafas
  6. Banyak bicara
  7. Denyut jantung bertambah cepat
  8. Pendarahan otak
  9. Shock pada pembuluh darah jantung yang akan berujung pada kematian.


Mari kita pemuda pemudi Indonesia melakukan pemberantasan narkoba. Katakan YES pada PRESTASI, Katakan NO pada NARKOBA.

Mari Buktikan kalau kita bisa sukses tanpa narkoba.

Oleh: Indra K
(Dikutip dari berbagai sumber)