Bahaya Jika Menahan Bersin

17 Juni 2013 Artikel Kesehatan


Pernahkah anda mengalami peristiwa ingin bersin pada saat anda ada di tengah keramaian atau anda sedang berdua dengan seseorang ? Saat seseorang bersin biasanya diikuti oleh keluarnya bakteri atau kuman dari dalam tubuh. Hal ini berguna untuk menjaga hidung agar tetap bersih, karenanya seringkali bersin terjadi secara berulang-ulang.Tapi jangan lupa untuk menutup mulut dan hidung dengan tangan, tisu, sapu tangan atau lekukan lengan saat bersin, agar bakteri dan kuman yang keluar tidak membahayakan orang lain.

Tahukah anda, bahwa kecepatan udara yang dimiliki pada saat kita bersin adalah 161 km / jam, dan setiap anda menahan bersin maka tubuh anda akan menahan kecepatan tersebut secara tiba-tiba. Kejadian ini tentu akan berdampak buruk bagi tubuh, dimana seharusnya tekanan udara tersebut keluar beserta kuman-kuman, yang terjadi adalah hal sebaliknya yaitu kuman-kuman tersebut tertahan di hidung. Karena setiap anda bersin biasanya diikuti oleh kuman atau bakteri dari dalam tubuh, hal ini berguna untuk menjaga kebersihan hidung. Jadi jangan pernah menahan bersin untuk menghindari beberapa risiko tersebut.

Dr. Michael Roizen, Dokter dari Wellness Officer Clevelend Clinics menyatakan, bersin merupakan kegiatan yang positif karena memiliki fungsi membersihkan faring (rongga antara hidung, mulut dan tenggorokan) adalah hal yang baik, dan menahan bersin justru berbahaya karena bisa menimbulkan beberapa resiko.

Beberapa bahaya yang bisa ditimbulkan jika seseorang menahan bersin yaitu:
1.
Mimisan. Bersin adalah proses dimana tubuh mengeluarkan bakteri atau kuman dan menjaga hidung dalam keadaaan bersih. Jika hal ini di tolak maka hidung akan mimisan. Mimisan biasanya adalah hal yang paling sering di alami jika anda selalu menahan keinginan untuk bersin.

2. Menyebabkan patah tulang di tulang rawan hidung. Bersin biasanya terjadi berulang-ulang, apabila anda menahannya dengan berulang-ulang juga maka tidak bisa dipungkiri apabila terlalu sering ditahan akan menyebabkan patahnya tulang rawan.

3. Gangguan pendengaran. Saluran hidung, mulut dan telinga adalah yang menjadi sarana-sarana keluarnya kuman atau bakteri saat bersin. Jadi tidak dipungkiri jika terjadi efek dari ditahannya bersin, telinga pun akan mengalami gangguan pendengaran.

4. Pecah gendang telinga. Jika terjadi infeksi dikarenakan sering menahan bersin, kondisi ini bisa menyebabkan pecahnya gendang telinga.

5. Vertigo. Sakit pada daerah kepala ini disebabkan tidak keluarnya bakteri dan kuman yang seharusnya keluar bersamaan saat sedang bersin.

6. Retina yang terlepas atau mengalami emfisema. Hal ini karena tubuh berusaha menahan kecepatan dari bersin yang tinggi. Cedera yang timbul umumnya mempengaruhi struktur bagian dalam kepala. Emfisema adalah suatu kondisi yang bisa menyerang anak-anak ataupun orang dewasa, kondisi ini sangat berbahaya dan berpotensi mematikan karena dapat membatasi pasokan udara. Tanda-tanda yang muncul biasanya wajah atau leher yang membengkak dan timbul rasa ketidaknyamanan.

Untuk membantu seseorang agar mudah bersin bisa dengan cara melihat cahaya terang, hal ini dapat merangsang saraf optik yang melintasi jalur pusat bersin. Selain itu iritasi yang terjadi di saraf dekat pusat bersin juga bisa memicu seseorang untuk bersin.

Nah, jadi mulai sekarang sebaiknya anda jangan menahan bersin, tetapi anda jangan lupa menutup hidung dan mulut ketika anda bersin, agar kuman dan bakteri yang keluar tidak berdampak buruk bagi orang di sekitar anda.

(Dikutip dari berbagai sumber)