Awas! Konsumsi Kuning Telur Berlebihan Bisa Sebabkan Penyakit Ini

26 Februari 2018 Artikel Kesehatan


Kuning telur memang dikenal memiliki banyak protein yang baik untuk kesehatan selain itu banyak juga masyarakat senang memakan telur sebab sangat mudah pengolahanya, namun jika terlalu banyak dikonsumsi ternyata memiliki dapak buruk bagi kesehatan. Bagi anda yang menyukai kuning telur sebaiknya mulai kurangi mengonsumsinya karena kuning telur mempercepat Aterosklerosis atau yang biasa disebut penyakit Jantung Koroner. Kuning telur yang kaya akan nutrisi, ternyata jika dikonsumsi secara rutin mempunyai efek buruk yang berbahaya bagi kesehatan jantung.

Peneliti menemukan bahwa mengkonsumsi kuning telur dapat mempercepat penyakit arteri koroner atau aterosklerosis. Dalam sebuah penelitian di London Health Science Center University Hospital, dijelaskan kuning telur pada akhirnya merusak pembuluh darah. Karena kolesterol pada kuning telur dapat menyumbat arteri karotis yang menyuplai darah ke area leher dan kepala.

Menurut David Spence, ahli neurologi dari Western Ontario University, Kanada, mengatakan, ini bisa meningkatkan risiko terjadinya stroke. Riset Spence dan timnya mengumpulkan sekitar 1.200 responden, perempuan dan laki-laki dengan usia rata-rata 61,5 tahun, yang terkait penyakit jantung. Peneliti menggunakan ultrasound untuk mendeteksi jumlah plak di dalam arteri responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi satu butir kuning telur per hari sudah melebihi batas asupan kolesterol harian yang dianjurkan.

Maka orang yang mengonsumsi lebih dari tiga butir telur atau lebih dalam seminggu menumpuk kolesterol dalam pembuluh darahnya, sementara tingginya asupan kolesterol meningkatkan pula risiko gangguan kardiovaskular. Menurut para ilmuwan, yang sangat berperan dalam peningkatan kadar kolesterol adalah asupan lemak jenuh, seperti lemak daging hewan, susu full-cream, dan lemak jenuh nabati. Di luar masalah kandungan kolesterol, cara pengolahan telur sendiri perlu diperhatikan, gunanya agar gizi telur tidak rusak. Berikut petunjuknya:

1.Hindari makan telur mentah karena mungkin terkontaminasi bakteri Salmonella. Kontaminasi salmonela dalam telur bisa terjadi lewat berbagai cara. Salah satunya adalah kontaminasi tinja yang mengandung bakteri pada kulit telur. Mengonsumsi telur yang sudah terkontaminasi bakteri ini bisa menyebabkan anda diare, kram perut, dan demam, dalam jangka waktu 8-72 jam pasca-mengonsumsi telur yang tercemar bakteri.

2.Agar kuning telur tidak berwarna keabu-abuan dan berbau, rebuslah selama 10 menit. Setelah itu, masukkan ke dalam air dingin. Jika ingin telur setengah matang, rebus selama 5 menit, lalu masukkan ke air dingin.

3.Untuk mengurangi risiko peningkatan kadar kolesterol, konsumsilah telur yang kemasannya tertulis mengandung Omega-3. Telur jenis ini berasal dari ayam yang diberi pakan khusus, sehingga kandungan Omega-3 dan vitamin E-nya lebih banyak dibandingkan dengan jenis telur ayam yang biasa.

Konsumsi kuning telur memang diperbolehkan karena banyak mengandung protein yang baik untuk tubuh namun sebaiknya Anda tidak berlebihan dalam mengkonsumsinya, apapun yang dilakukan berlebihan pastinya tidak akan baik. Jadi pikirkan matang-matang jika saat ini setiap hari Anda mengkomsusi telur termasuk kuningnya setiap hari. Apalagi bagi orang dengan kadar kolesterol yang tinggi dalam tubuhnya.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)