Aroma Popcorn Menyulut Gairah Seksual

23 Desember 2009 Artikel Kesehatan


ANDA mungkin sering mendengar berbagai anjuran kesehatan dari dokter atau teman-teman Anda. Sebagian besar saran tersebut biasanya berasal dari hasil studi yang dilakukan para ilmuwan di laboratorium. Namun, untuk membantu Anda, berikut beberapa tip sehat yang dijalani oleh para pakar.

Cegah kuman mendekat
Peneliti: Charles P. Gerba, PhD, dari University of Arizona

Saran: Gunakan pembersih tangan (hand sanitizer)."CDC masih mendorong aktivitas cuci tangan, tapi dalam penelitian saya, pembersih tangan berbahan dasar alkohol pada dasarnya jauh lebih efektif mengurangi bakteri. Saya pribadi lebih menyukai cuci tangan dan sekaligus membawa botol kecil pembersih tangan. Saya akan membersihkan tangan jika waktu memungkinkan," tutur Gerba, seperti dikutip situs prevention.

Hidup lebih gembira
Peneliti: Sonja Lyubomirsky, PhD, dari University of California

Saran: Kebahagiaan ada di tangan Anda."Hampir setengah dari kebahagiaan Anda ditentukan oleh apa yang Anda lakukan dan cara berpikir Anda. Artinya, tersedia banyak kesempatan untuk mengubah perasaan Anda."

Hangatkan kehidupan seksual
Peneliti: Alan Hirsch, MD, direktur Smell Taste Treatment and Research Foundation

Saran: Mencium aroma popcorn bisa meningkatkan kehidupan seksual Anda."Studi-studi kami menemukan bahwa laki-laki merespon hampir semua aroma dengan meningkatkan aliran darah penis. Lupakan parfum mahal, karena hanya menambah aliran darah sekitar 3 persen. Aroma cheese pizza meningkatkan hingga 5 persen, popcorn bermentega hingga 9 persen, dan paduan aroma lavender dan pie labu meningkatkan hingga 40 persen."

Hilangkan kerutan
Peneliti: Leslie Baumann, MD, profesor dermatologi dari Cosmetic Medicine and Research Institute, University of Miami

Saran: Produk yang banyak dijual di pasaran seringkali lebih baik dibandingkan brand butik yang mahal."Produksi massal bisa membiayai lebih banyak penelitian dan perkembangan karena menghasilkan lebih banyak uang. Di antara yang terbaik: Unilever, L'Oreal dan Johson Johnson, yang memiliki institut penelitian sendiri. Kami telah melakukan studi besar untuk salah satu perusahaan dan menemukan bahwa 80 persen perempuan yang menggunakan produk perawatan kulit yang dijual secara massal di pasaran memiliki kerutan yang lebih sedikit dan kulit yang lebih sehat dibandingkan mereka yang menggunakan produk yang lebih mahal."

Tidur lebih nyenyak
Peneliti: Patricia Murphy, PhD, dari Laboratory of Human Chronobiology, Weill Cornell Medical College

Saran: Tidur tanpa rasa bersalah."Tidur siang selalu diyakini merusak tidur malam, tapi tidak ada bukti percobaan yang bisa membuktikan. Kami sudah mempelajari ratusan orang yang tidur siang dan menemukan bahwa jika tidur siang dimulai sebelum jam 2, Anda bisa tidur siang hingga 2 jam tanpa mempengaruhi tidur malam. Jadi, silahkan tidur siang untuk membantu menyegarkan otak kembali."

Cobalah melatonin agar tidur lebih nyenyak."Suplemen ini bisa menurunkan suhu tubuh, yang membantu Anda untuk tidur. Jika kadang-kadang Anda sulit tidur, cobalah menggunakan 3 miligram melatonin 30 menit sebelum waktu tidur. Jika tidak ada perubahan setelah menggunakan selama 2 bulan, hentikan penggunaan dan berkonsultasilah dengan dokter."

Hindari kanker yang bisa dicegah
Peneliti: Mary McHugh, MD, FCAP dari Mount Carmel Health System, Columbus, OH

Saran: Tetap lakukan tes pap smear setelah menopause."Rata-rata usia yang terdeteksi kanker leher rahim bukan 35, tapi sekitar 50. Terlalu banyak perempuan yang salah dengan beranggapan bahwa mereka bisa berhenti screening jika hasil tes pap smear mereka normal setelah usia produktif."

Tingkatkan imunitas
Peneliti: David Nieman, DrPH dari North Carolina Research Campus

Saran: Cranberries, teh hijau dan minyak ikan bisa meningkatkan sistem kekebalan tubuh."Saya sudah melakukan sekitar 50 studi terhadap pelari maraton, yang berisiko 6 kali lipat lebih besar sakit setelah perlombaan, dan mempelajari bahwa sistem imun tidak berfungsi secara normal selama satu hari setelah perlombaan yang menguras tenaga. Kami menemukan bahwa kombinasi quercetin (antioksidan pada cranberries dan bawang merah), ekstrak teh hijau, dan minyak ikan membantu melawan stres oksidatif, sehingga melawan penyakit. Untuk masyarakat umum, diat kaya buah, sayuran, teh hijau, dan minyak ikan bisa menjaga sistem imun tetap kuat." (OL-08)

sumber: mediaindonesia.com/mediahidupsehat