Apa Penyebab Kaki Berbentuk O atau X?

14 April 2014 Artikel Kesehatan


Kaki berbentuk (O) atau Genu Varum dan kaki berbentuk (X) atau Genul Valgum merupakan salah satu kelainan pada kaki, biasanya kaki bengkok ini terlihat pada balita dan hal ini umum terjadi pada anak usia dini karena seiring pertumbuhannya maka kaki bengkok pada balita akan perlahan menjadi lurus. Tetapi sebagian anak yang mengalami kaki bengkok pada awalnya tidak ada perubahan sedikitpun pada kakinya, hal tersebut terus terjadi bahkan saat si anak sudah mulai bisa berjalan.

Saat anak berdiri, titik beratnya tidak terletak di antara jari kaki pertama dan ke-2 seperti yang terjadi pada kaki yang normal. Selain membuatnya sering terjatuh dan mempengaruhi penampilannya, kaki X dan kaki O juga akan membuat anak jadi mudah lelah kalau berjalan dan aktivitasnya pun terbatas.

Penyebab kelainan ini bukan hanya karena faktor genetik, tapi juga ada sejumlah faktor lain, seperti:

  • Posisi tidur yang salah, misalnya tengkurap seperti katak. Jika berlangsung lama, kebiasaan ini dapat mengakibatkan gangguan rotasi dan bentuk tungkai.
  • Kebiasaan duduk yang salah, misalnya duduk dengan posisi kaki membentuk huruf W.
  • Kebiasaan menggendong yang salah, misalnya saat digendong menyamping, kaki anak dibiarkan melingkari tubuh Anda dan membentuk sudut 90 derajat.
  • Memakaikan popok sekali pakai dengan cara dan pada saat yang tidak tepat, misalnya terus-menerus pada saat anak sedang belajar berjalan. Hal ini membuat anak sulit menemukan posisi kaki yang stabil.
  • Memakaikan baby walker. Anak yang belum cukup kuat menopang berat tubuhnya akan memaksakan salah satu kakinya untuk menyangga seluruh berat tubuhnya. Akibatnya, tungkai bawah dan pergelangan kaki saja yang terlatih, sehingga terjadi ketidakseimbangan kekuatan otot (muscle imbalance). Penggunaan baby walker memang tidak dianjurkan, karena sering juga menimbulkan kecelakaan pada anak.


Lalu, bagaimana cara mencegahnya ?

Berilah makanan yang cukup gizi pada anak seperti cukup air dan susu serta mengkonsumsi makanan bervitamin C dan D, selain itu sang ibu juga bisa melakukan perawatan pada kaki bayi , dengan cara meluruskan kaki bayi dan urut secara perlahan-lahan.

Semoga bermanfaat!

Oleh: Ariyanti S
(Dikutip dari berbagai sumber)