Antikanker Alami dari Alam yang Bisa Dijumpai Dirumah

27 Oktober 2019 Artikel Kesehatan


Sampai saat ini obat untuk penyakit kanker memang belum ditemukan. Para dokter ahli mengatakan, obat yang selama ini diberikan kepada penderita kanker, hanyalah obat yang bisa menghambat pertumbuhan sel kanker, bukan mematikan sel kanker. Dengan menghambat pertumbuhan sel kanker diharapkan sel kanker tidak akan cepat menyebar ke seluruh tubuh. Sebagai penyakit mematikan dengan biaya pengobatan yang fantastis, wajar jika kemudian kanker menjadi penyakit yang paling ditakuti banyak orang. Namun, melalui pola hidup sehat seimbang sebenarnya risiko kanker bisa saja ditekan. Terlebih, ternyata alam telah menyediakan beragam tanaman yang ternyata memiliki manfaat sebagai antikanker.

Berikut beberapa tanaman yang secara alami memiliki manfaat antikanker:
1. Daun Mint

Di balik efek dingin yang dimilikinya, daun mint ternyata merupakan musuh ganas bagi sel-sel kanker dalam tubuh! Antioksidan fitonutriennya tidak hanya akan membuat masakan lebih nikmat, tetapi juga sekaligus menjadi antikanker dan melawan berbagai penyakit lain.

2. Kayu Manis
Seringkali dimanfaatkan sebagai bumbu dapur dan penyedap rasa masakan, rempah dapur yang satu ini ternyata mampu menekan perkembangan H. pylori dalam tubuh. H. pylori sendiri merupakan bakteri utama penyebab terjadinya kanker usus. Tidak perlu terlalu banyak, cukup satu sendok teh setiap hari saja, bubuk kayu manis akan menjadi antikanker sekaligus melancarkan peredaran darah.

3. Jahe
Siapa yang tidak tahu bahwa tanaman yang satu ini kerap dijadikan obat dan penghangat kala hujan tiba? Tidak berhenti sampai di situ, ternyata selain menghangatkan, kandungan ginerol dan zingerone pada jahe juga membuat tanaman yang satu ini menjadi antioksidan dan antikanker alami. Dengan dua kandungannya itu, jahe bahkan bisa melakukan autophagy yakni membuat sel-sel kanker memakan dirinya sendiri.

4. Lada Hitam
Sama seperti kayu manis dan jahe, lada hitam juga mengandung antioksidan. Antioksidan dalam lada hitam yakni jenis piperin. Piperin akan secara alami menghambat sel-sel kanker, terutama sel kanker payudara, bahkan sebelum ia berkembang menjadi tumor!

5. Bawang putih
Bawang putih memiliki kandungan sulfur yang tinggi dan merupakan sumber arigin, oligosakarida, flavonoid, dan selenium yang semuanya bermanfaat bagi kesehatan. Beberapa studi menunjukkan bahwa meningkatkan asupan bawang putih mengurangi risiko kanker perut, usus besar, esofagus, pankreas, dan payudara. Tampaknya bawang putih dapat melindungi dari kanker melalui beberapa mekanisme, di antaranya menghambat infeksi bakteri dan pembentukan zat penyebab kanker, meningkatkan perbaikan DNA, dan menginduksi kematian sel. Bawang putih membantu detoksifikasi dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta membantu mengurangi tekanan darah tinggi.

Semoga bermanfaat untuk Anda.

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)