Ajari Si Kecil Mengenal Bahaya HIV/AIDS

6 Oktober 2009 Artikel Kesehatan


Sekitar tiga juta remaja mengalami kontak setiap tahunnya dengan penyakit menular seksual (PMS) termasuk HIV. Bayangkan jika diantara mereka ada anak-anak kita. Mengetahui bagaimana cara berkomunikasi yang baik dengan mereka untuk membicarakan mengenai HIV bisa membantu mengurangi angka tersebut dan tentu saja membantu mereka untuk mengambil keputusan yang benar.
Berikut tips - tips untuk mengajak mereka berbicara dari hati ke hati mengenai HIV. Tingkat kesulitannya memang besar dan waktu yang diperlukan tidak bisa terukur alias selama masih diperlukan maka kita akan terus mengajak mereka untuk lebih mengenal bahaya HIV.

Langkah pertama yang harusdilakukan adalah mengingat bahwa sebelum semua percakapan dimulai, Anda sendiri harus mengetahui informasi seperti apa yang mau disampaikan kepada mereka dan bagaimana cara menyampaikannya. Intinya, Anda harus mengetahui segala detail mengenai HIV/AIDS dan carilah kebenaran dari setiap pernyataan didalamnya.

Lalu bagaimana mengetahui informasi yang baik mengenai HIV/AIDS? Mudah, carilah informasi mengenai hal tersebut di internet dari website yang terpercaya, jangan lupa untuk mencari dari website pemerintah yang menyediakan edukasi HIV. Anda juga bisa menambahkan informasi dari website yang bisa dipercaya. Jika Anda merasa internet kurang banyak menyediakan info, silahkan cari di buku - buku mengenai HIV/AIDS atau buku medis.

Sebagai langkah pendekatan terhadap buah hati, pilihlah waktu yang santai dan nyaman, misalnya saat mengerjakan pekerjaan rumah bersama atau membaca majalah bersama. Ungkapkan perasaan Anda dan biarkan mereka mengungkapkan apa yang mereka rasakan.

Hindari nada yang berkesan menasehati atau menggurui. Ajak mereka berbicara seperti layaknya kepada teman. Jika Anda merasa telah menyampaikan kalimat yang cukup panjang dan lama, tanyakan pada mereka bagaimana pendapat mereka terhadap pernyataan Anda, biarkan mereka mengungkapkan semua yang mereka rasakan dan cobalah untuk mengerti dari sudut pandang mereka meskipun akan sangat sulit bagi anda untuk memposisikan sebagai mereka.

Cobalah untuk bertanya kepada mereka bagaimana pendapat mereka mengenai seks dan berikan mereka bahan atau website yang menyediakan informasi yang cukup bisa dimengerti oleh seorang anak. Dengan ini anak bisa belajar dengan privat dan mungkin mereka akan lebih merasa nyaman diabndingkan harus berbicara dengan orangtuanya.

Sebagai tips, sesuaikan tutur bahasa dan cara bicara anda saat bicara dengan anak anda sesuai dengan umur mereka. Persiapkanlah diri Anda dari kemungkinan mendengar pertanyaan atau bahkan pernyataan tentang seks dan hubungan seksual.

Oleh dr. Intan Airlina Febiliawanti

Sumber: Kompas.Com