Agar Selalu Sehat, Ajak Buah Hati untuk Bergerak

9 Maret 2018 Artikel Kesehatan


Aktifitas fisik bagi si kecil tidak hanya bagus bagi mood mereka tapi juga menyehatkan tubuh. Dengan aktif bergerak melalui beragam aktivitas seperti menari, main bola, berlari, melompat, dan memanjat, tanpa disadari mereka telah berlatih kekuatan, kelenturan, dan daya tahan tubuhnya. Tak hanya asupan yang memegang peran penting si kecil untuk tumbuh sehat. Pola aktivitasnya pun perlu diperhatikan. Pada masa pertumbuhan, anak cenderung senang bermain. Di usia balita ia bermain dengan cara mengeksplorasi lingkungannya. Bergerak menjajal kemampuan motoriknya. Tetapi, seketika mencapai usia sekolah, pola aktivitas anak cenderung berubah.

Perhatikan saja perubahan si kecil. Segera setelah memasuki usia sekolah, ia cenderung tertarik pada aktivitas di depan monitor, baik televisi untuk menonton film kartun kesayangan, atau DVD, memainkan video games, ataupun bermain games dan berinternet di computer atau tablet.Aktivitas tersebut sebenarnya bukan sama sekali tidak baik dilakukan oleh anak. Games, film ataupun aktivitas berinternet, memiliki sisi manfaat. Sayangnya, karena cenderung dilakukan sambil duduk, aktivitas ini sebaiknya dibatasi. Karena dalam masa perkembangan, anak perlu bergerak agar tubuhnya senantiasa sehat.

Beraktivitas aktif sangat dibutuhkan anak pada masa perkembangannya. Selain memberi kesempatan pada si kecil untuk melatih keterampilan motorik halus dan kasarnya, bermain aktif dapat membantu perkembangan sosial dan emosi anak, juga mendukung proses pertumbuhan fisiknya menjadi optimal.

Berikut beberapa yang bisa dilakukan orang tua untuk membuat si kecil aktif bergerak:
1. Batasi waktu di depan monitor.
Beri tahu si kecil bahwa di dalam satu hari, ia hanya boleh melakukan aktivitas di depan layar kaca selama 2 jam. Tentu saja ini tidak termasuk waktu ia mengakses internet untuk mengerjakan tugas sekolahnya.

2. Cari tahu aktivitas fisik yang menarik.
Tidak semua anak suka bermain sepakbola, atletik atau basket. Bisa jadi anak Anda tertarik mendalami karate, balet, atau ice skating. Berikan kesempatan si kecil mengasah hobinya ini secara teratur.

3. Berikan kegiatan yang menyenangkan
Anak-anak tentunya memiliki stamina yang sangat besar terutama untuk melakukan aktivitasnya, namun jika anak lebih memilih untuk diam daripada bergerak aktif, maka cobalah orang tua untuk memberikan aktivitas atau kegiatan yang menyenangkan dan menarik seperti permainan-permainan menyenangkan agar anak mau mencobanya.

Hal penting lainnya, adalah jika Anda ingin si kecil bergerak, tentunya sebagai orang tua, Anda pun harus mencontohkannya. Yuk, jadi teladan yang baik buat buah hati anda. Semoga bermanfaat!

Oleh: Josua M
(Dikutip dari berbagai sumber)