Aerobik Teratur Baik untuk Otak

3 Mei 2010 Artikel Kesehatan


Olahraga teratur memperbaiki aliran darah ke otak dan meningkatkan kecepatan belajar, demikian menurut penelitian ilmuwan dari Sekolah Kedokteran Universitas Pittsburgh, yang dipublikasikan di jurnal Neuroscience baru-baru ini. Para peneliti menggunakan hewan primata, monyet, sebagai model percobaan.

Selama ini bukti bahwa olahraga bermanfaat bagi otak, dengan model percobaan tikus, masih belum jelas apakah akan tetap sama jika diterapkan untuk manusia, kata penulis senior Judy L. Cameron, Ph.D., profesor psikiatri di Universitas Pittsburgh yang juga ilmuwan senior di Pusat Riset Primata di Universitas Sains dan Kesehatan Oregon. Menurut Cameron, dengan menggunakan monyet sebagai model percobaan, informasi yang didapat bisa dibandingkan dengan psikologi manusia.

Peneliti menemukan bahwa monyet yang secara intensif berolahraga teratur akan memperbaiki kebugaran, fungsi kognitif lebih cepat, dan volume darah di korteks motor otak lebih besar. Cameron mengatakan, "Orang-orang yang melakukan latihan akan memperoleh manfaat serupa."

Untuk studi ini, peneliti melatih monyet betina dewasa untuk berlari di treadmill ukuran manusia pada kapasitas 80 persen selama satu jam setiap hari, lima hari per minggu, selama lima bulan. Kelompok monyet-monyet lain hanya duduk di treadmill, untuk waktu yang sama. Adapun umur monyet antara 10 sampai 17 tahun. (NF)

Sumber: Medical News Today (tempointeraktif.com)