5 Bahaya bagi yang Hobi Tidur!

9 Maret 2015 Artikel Kesehatan


Tidur merupakan cara efektif memulihkan kondisi tubuh. Rata - rata orang dewasa butuh tidur selama 7 - 9 jam, dan 8 jam merupakan waktu yang ideal. Kekurangan waktu tidur bisa membuat produktivitas menurun. Tidak hanya kurang tidur, kelebihan waktu tidur juga dapat mengganggu kesehatan!

Tidur terlalu lama atau oversleep berakibat buruk bagi kesehatanmu. Tidur lebih dari 9 jam akan mengakibatkan kerusakan sel-sel tubuh sehingga mengurangi harapan hidup hingga 17%. Wah, bagi kamu yang suka tidur atau guling-gulingan di kasur, segera hindari kebiasaan itu! Selain mengurangi harapan hidup, ada bahaya lain dari hobi yang satu ini:

Berat badan bertambah

Bagi kamu yang ingin memiliki tubuh ideal, hindari kebiasaan buruk ini. Dalam sebuah penelitian, orang yang tidur antara 9-10 jam punya resiko 25% lebih besar mengalami pertambahan berat badan sebanyak 5 kilogram. Jadi, semakin lama kamu tidur, semakin besar resiko berat badanmu bertambah bahkan hingga obesitas.

Sakit kepala

Terlalu banyak tidur akan berpengaruh pada neurotransmitter di otak sehingga timbul rasa sakit di kepala. Sebagian orang biasanya menambahkan waktu tidur dengan tidur siang. Tidur siang memang baik untuk memulihkan pikiran, namun jika waktu tidur siang tidak terkontrol bisa membuat tidur malammu tidak nyenyak. Sebaiknya, tidur siang cukup 20 menit.

Konsentrasi menurun

Kurang maupun kelebihan waktu tidur bisa membuat konsentrasimu menurun. Hal ini karena sel-sel otak tidak diaktifkan sehingga kita tidak bisa fokus pada satu hal. Bila kebiasaan ini dilakukan terus - menerus, bisa - bisa kamu mengalami kepikunan saat tua nanti, lho!

Depresi atau stress

Banyak studi yang dilakukan oleh para peneliti mengenai penyebab depresi atau stress, dan waktu tidur yang terlalu lama adalah salah satunya. Seperti sebuah penelitian pada tahun 2014 menyebutkan, mereka yang biasa tidur 7-9 jam setiap malam punya resiko depresi sebanyak 27%, sedangkan yang tidurnya 9 jam atau lebih resikonya mencapai 49%.

Diabetes

Tidak hanya gejala ringan, kelebihan waktu tidur ternyata bisa memicu risiko penyakit berat, seperti diabetes. Pola tidur yang berantakan akan memicu peningkatan kadar gula darah di tubuh. Terutama bagi kamu yang keluarganya memiliki turunan penyakit diabetes, batasi waktu tidurmu agar tidak berlebihan!

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)