Yuk, Rekreasi Edukatif di Perpustakaan

30 April 2010 Berita Pendidikan


BANJARBARU, KOMPAS.com - Perpustakaan di Kota Banjarbaru Provinsi Kalimantan Selatan bukan hanya sebagai wadah pembelajaran bagi pengunjung tetapi juga menjadi tempat rekreasi edukatif.

Hal itu dikatakannya Wakil Wali Kota Banjarbaru, Ruzaiddin Noor, Kamis (29/4/2010) di sela-sela peresmian e-library, otomatisasi data pengunjung perpustakaan dan hotspot area di kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Banjarbaru.

"Menyiapkan perpustakaan yang refresentatif dilengkapi fasilitas yang dibutuhkan merupakan cita-cita yang ingin di capai Pemkot Banjarbaru dan secara bertahap diwujudkan kantor perpustakaan dan arsip daerah," ungkapnya.

Dia mengatakan cita-cita yang ingin dicapai tersebut, sejalan dengan amanat UU nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan yang mengamanatkan perpustakaan bukan hanya sebagai wadah pembelajaran tetapi dilengkapi fasilitas memadai sehingga juga bisa dijadikan tempat rekreasi edukatif.

"Jadi, orang datang ke perpustakaan bukan hanya karena ada tugas sekolah atau melengkapi bahan kuliah dan mencari literatur tetapi orang datang, membaca sekaligus belajar dan berekreasi," ujarnya.

Kepala Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Banjarbaru, Nurliani Dardie, mengatakan, pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan menyiapkan ruang perpustakaan yang refresentatif sehingga memberikan kenyamanan bagi setiap pengunjung.

Dia mengatakan ruang baca dilengkapi fasilitas Air Conditioning (AC) ditambah fasilitas pelayanan lain seperti perangkat komputerisasi untuk pencarian buku, booking peminjaman buku hingga pelayanan pembuatan kartu anggota.

"Selain perpustakaan online, juga ada fasilitas teknologi informasi berupa hotspot area dan internet gratis yang bisa dinikmati pengunjung sehingga mereka nyaman dan merasa betah berada di perpustakaan," ujarnya.

Kemudahan lain yang diberikan kepada pengunjung berupa pelayanan pembuatan kartu anggota secara otomatis sehingga setiap pengunjung tidak perlu membawa foto atau mengisi formulir.

"Pengunjung cukup memperlihatkan identitas diri, kemudian berfoto ditempat yang disediakan dan hanya dalam waktu lima menit kartu anggota langsung jadi tanpa dipungut biaya atau gratis," ujar pejabat wanita yang akrab disapa Nunung ini.

Pihaknya juga menggelar berbagai kegiatan untuk menarik minat pengunjung seperti lomba raja dan ratu baca kategori pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.

"Pemilihan raja dan ratu baca itu sebagai upaya menumbuhkembangkan minat baca masyarakat sehingga gemar membaca menjadi budaya masyarakat Kota Banjarbaru," katanya.

Sementara itu guna mewujudkan pelayanan yang cepat dan tepat, pihaknya menjalin kerjasama kemitraan dalam upaya pengembangan perpustakaan baik melalui perseorangan, BUMD, BUMN maupun swasta.

sumber: kompas.com