Wah, Siswa Purwakarta Wajib Bertenak untuk Naik Kelas!

27 Januari 2015 Berita Pendidikan


Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi menggagaskan wajib memelihara hewan ternak sebagai suarat naik kelas bagi seluruh siswa. Gagasan ini akan diberlakukan mulai dari tingkat SD hingga SMA.

Dedi mengatakan selama ini sudah ada syarat lain untuk kenaikan kelas, yaitu, siswa yang naik kelas harus membawa pohon untuk ditanam di lingkungan sekolah atau rumahnya.

"Itu tambahan pelajaran yang dijadikan sebagai syarat siswa untuk naik kelas dan akan segera dibuat melalui peraturan bupati (perbup). Untuk hewan ternaknya, bebas mau apa saja. Yang penting, mereka memiliki kegiatan memelihara hewan," katanya.

Dedi menambahkan, meski bebas, hewan yang dipelihara harus memiliki nilai ekonomis, seperti ayam, bebek, kambing, atau kerbau.

Selain berternak, siswa juga dituntut untuk memiliki dan mengetahui basis pertanian. Misalnya, harus mengerti bagaimana menggarap sawah dan merawat padi dari mulai ditanam hingga panen. "Mau kebun atau sawah milik siapa pun, yang jelas itu hasil olahan tangannya sendiri," pungkasnya.

Persyaratan tersebut diutamankan untuk pelajar - pelajar di pedesaan. "Untuk siswa di perkotaan sendiri, akan diarahkan ke industri kreatif. Misalnya, olahraga. Selain itu, mereka harus menekuni pertanian di kota dengan cara hidroponik," tambahnya.

Dedi menjelaskan tujuan digulirnya aturan ini, yakni guna meminimalisasi kegiatan pelajar dari hal - hal negatif. Saat ini banyak anak muda cenderung memilih melakukan kegiatan negatif, seperti bermotor atau main game online.

"Kegiatan negatif itu harus diubah menjadi kegiatan positif dan punya nilai ekonomis. Salah satunya, beternak atau membantu orang tua bertani," ujarnya.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)