Wah, Sekarang Daftar Sekolah Ikatan Dinas Bisa Lewat Online!

16 Maret 2016 Berita Pendidikan


Tahun ini, pemerintah membuka kesempatan bagi lulusan Sekolah Menengah Umum (SMU) untuk mengikuti seleksi masuk sekolah ikatan dinas. Hal ini bisa menjadi kesempatan bagus untuk menjadi pegawai negeri sipil (PNS).

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi mengatakan recruit calon taruna/siswa pada sekolah ikatan dinas dilaksanakan secara terintegrasi dan pendaftaran dilakukan secara online, sama halnyanya dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Bagi Yuddy, langkah ini merupakan terobosan untuk menghilangkan terjadinya praktek kolusi, korupsi, dan nepotisme (KKN) yang sering dikeluhkan masyarakat. Yuddy juga menegaskan masyarakat agar tidak terpengaruh dengan bujukan oknum - oknum yang mengaku bisa meloloskan anaknya masuk sekolah ikatan dinas tersebut.

Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SesmenPAN-RB) Dwi Wahyu Atmaji mengatakan ada 5.940 kursi tersedia untuk para calon siswa. Ada 7 Lembaga Pendidikan Ikatan Dinas (LPID) yang dapat dipilih oleh calon siswa, yaitu:

1. Kementerian Keuangan: Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN

2. Kementerian Dalam Negeri: Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)

3. Kementerian Perhubungan: Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD)

4. Kementerian Hukum dan HAM: Akademi Imigrasi (AIM) dan POLTEKIP

5. Badan Pusat Statistik: Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS)

6. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika: Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (STMKG)

7. Lembaga Sandi Negara: Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN)

Calon siswa hanya bisa memilih salah satu dari ketujuh LPID. Pendaftaran dapat dilakukan secara online melalui panseldikdin.menpan.go.id. Cek jadwal pendaftaran dan pelaksanaan tes kompetensi dasar (TKD), sebab setiap lembaga memiliki jadwal yang berbeda.

Untuk pengangkatan menjadi CPNS, dilakukan setelah siswa dinyatakan lulus dan memperoleh ijazah dariLembaga Pendidikan yang bersangkutan dan akan ditempatkan pada jabatan yang sudah ditentukan Kementerian/Lembaga yang bersangkutan dan Pemerintah Daerah.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)