Waduh! Tunjangan Ribuan Guru Madrasah Belum Juga Cair

6 Juni 2016 Berita Pendidikan


Dengan adanya Surat Keputusan (SK) penyetaraan guru-guru swasta menjadi seperti guru PNS 2011 lalu, belum lama ini sejumlah guru swasta di bawah Kementerian Agama (Kemenag) mendatangi gedung DPR dan menuntut dana tunjangan berbasis penyetaraan (inpassing) yang juga belum cair.

Yanyan Herdiyan selaku Koordinator Guru Honorer Madrasah Indonesia mengatakan, setidaknya ada 72.987 orang guru madrasah yang mendapatkan SK penyetaraan/inpassing.Yanyan menjelaskan sejatinya guru yang sudah disetarakan mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG) layaknya guru PNS.

Kenyataannya, meskipun sudah memiliki SK inpassing, guru-guru itu tetap mendapatkan TPG seperti guru swasta pada umumnya. Yakni sebesar Rp 1,5 juta per bulan. Bahkan ada beberapa guru lain yang belum mendapatkan TPG karena belum juga cair. Hal ini semakin janggal dengan lancarnya tunjangan guru yang dinaungi kemdikbud.

Hal ini juga diakui oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kemenag Mochammad Jasin di mana pembayaran tunjangan inpassing sempat terhambat. Bahkan Kemenag menghentikan sementara pencairan tunjangan itu sejak 2011 lalu.

Semua ini dikarenakan Kemenag harus terlebih dahulu melakukan beberapa verifikasi guru-guru dengan tujuan pencairan dana tepat pada sasaran.

Masalah besaran yang diterima, hal itu dihitung sejak guru bersangkutan mendapatkan SK inpassing. Jasin juga menjabarkan bahwa besaran anggaran yang disiapkan mencapai Rp 1,47 triliun. Namun, dalam ketentuannya, pencairan tunjangan inpassing itu adalah, khusus untuk guru bersertifikat profesi. Nah, tunjangan tersebut nantinya akan ditambahkan langsung dengan nominal tunjangan profesi guru swasta yang ditetapkan Rp 1,5 juta per bulan. Permisalan SK inpassing menyebutkan guru bersangkutan setara guru PNS III-a, maka guru berhak mendapatkan TPG sekitar Rp 2,5 juta sampai Rp 3 juta per bulan.

Oleh: Faqih F
(Dikutip dari berbagai sumber)