Waduh, Puluhan Kepala Sekolah Terancam Hilang Jabatan

8 Desember 2016 Berita Pendidikan


Pemkot Tasikmalaya berencana untuk menggabungkan Sekolah Dasar (SD) dengan beberapa komplek sekolah di kota tersebut. Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Tasikmalaya sangat mendukung rencana tersebut, namun tidak dengan beberapa kepala sekolah SD di Tasikmalaya.

Beberapa kepsek SD merasa terancam kehilangan jabatannya bahkan khawatir terkesan dibuang. Sebab dari 21 SD akan digabung menjadi 8 SD, yang otomatis menghilangkan jabatan 13 kepsek SD.

Menanggapi hal tersebut, Ketua PGRI Kota Tasikmalaya Bangbang Hermana meminta Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya untuk memberi pemahaman kepada mereka bahwa penggabungan ini adalah hal positif dalam rangka efisiensi.

"Memang ada beberapa rekan kepala sekolah yang mengeluh. Seolah imej merger ini akan membuang kepala sekolah yang SD-nya digabungkan. Padahal kan harus menerima sebagai PNS siap ditempatkan di wilayah manapun di NKRI," paparnya. izmir bayan eskort

Bahkan Bangbang mengaku di birokrasi masih ada yang menolak dan tidak menyukai rencana ini. Padahal dengan menggabungkan sekolah tersebut bisa meminimalisir cost APBD di sektor pendidikan.eskort bayan

"Selama ini insentif di sekolah itu akan mengurangi anggaran APBD, dan memberi lahan sekolah swasta agar lebih hidup. Sehingga mengurangi beban pemerintah," tuturnya.

Oleh: Feliciany H T
(Dikutip dari berbagai sumber)