UT Angkatan Pertama Badan Hukum Pendidikan Pemerintah

9 Desember 2009 Berita Pendidikan


TANGERANG-Universitas Terbuka (UT) pada pertengahan tahun 2010 mendatang merencanakan akan berubah status menjadi perguruan tinggi Badan Hukum Pendidikan Pemerintah (BHPP). UT akan menjadi perguruan tinggi angkatan pertama yang berubah status menjadi BHPP.

''Perubahan status itu sebagai salah satu implikasi dari terbitnya UU Badan Hukum Pendidikan (BHP) yang disahkan 17 Desember 2008,'' ujar Rektor UT, Prof Ir Tian Belawati, PhD di hadapan 6000 wisudawan dari 49.754 mahasiswa pada program diploma, sarjana dan pascasarjana pada acara Wisuda Periode IV Tahap II/2009 di Kampus UT Pondok Cabe, Tangerang, Banten, Selasa (8/12).

Menurut Rektor, dalam melayani bangsa ini, banyak hal yang perlu diperbaiki, dikembangkan, dan ditingkatkan oleh UT. Dinamika zaman yang berkembang cepat, lanjut dia, telah melahirkan tuntutan dan tantangan yang semakin kompleks bagi UT. ''Menurut UU BHP, selambat-lambatnya empat tahun setelah berlakunya UU tersebut, seluruh perguruan tinggi negeri (PTN), termasuk UT, harus menyesuaikan bentuk dan tata kelolanya menjadi BHPP,'' jelasnya.

Rektor menambahkan, implikasi dari UU BHP di antaranya adalah UT harus bekerja keras untuk mencari sendiri sumber pendanaan sendiri bagi penyelenggaraan pendidikannya, sementara sumber dana dari mahasiswa hanya dapat dipungut sebanyak-banyaknya 30 persen dari kebutuhan biaya penyelenggaraan pendidikan di UT. ''Dengan akan berubahnya UT menjadi BHPP, tantangan UT selanjutnya adalah dituntut untuk meningkatkan corporate social responsibility (CSR) atau tanggungjawab sosial dalam menyejahterakan masyarakat,'' tegasnya.

Rektor juga mengemukakan, CSR atau disebut juga tanggung jawab sosial dan lingkungan merupakan komitmen dan upaya berkelanjutan oleh suatu lembaga untuk turut serta menyejahterakan kehidupan masyarakat sekitar. Rektor juga mengatakan, menurut seorang pakar CSR, institusi pendidikan seperti UT memiliki peran sebagai pembangunan kesadaran dinamika kultur. ''Yang dimaksud kultur dalam konteks ini ialah cara pandang dan cara hidup masyarakat modern yang makin heterogen dalam rangka mewujudkan cita-cita nasional untuk mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,'' katanya.

Lebih jauh Rektor berharap agar lulusan UT dapat membangun kesadaran dinamika kultur di tempat mereka bertugas dalam peran apapun yang mereka emban. ''UT cukup berbanggga karena lulusannya mampu melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan baik dan tidak kalah dari lulusan perguruan tinggi lain,'' tandasnya. eye

sumber: republika.co.id